We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MatB (Pending)

MatB (Pending)

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 23, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"MARSHA and the BEAR" *Jangan pikir ini adalah cerita yang diadaptasi dari nama film kartun yang mirip diatas! Pokoknya JANGAN! Ini bukan cerita yang bersejarah seperti film Ainun Habibie Bukan juga cerita baperan seperti film Dilan 1990 Bukan pula cerita kereenn bin luwarrbiyassa yang bikin anda terpana. -------- Ini cerita kami. Cerita Tentang Kelas Kami. Dengan seorang gadis yang lahir di hari Deklarasi Djuanda bersama seorang lelaki yang bernama akhiran Ancasila. --------- A.N: My second story!!! Plis beriin krisarnya ya!!! Update 2 minggu sekali, hari Rabu! *Hati-hati! Jangan ngakak baca ceritanya yaaa! *cerita ditahan. Akn dilanjutkan ketika fanfic AY selesai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantas (END)
  • Semua Tentang Kita
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Kelas A [End]
  • AKSA & AFNA
  • cinta terlarang ✅
  • Dia Adalah Kakak Kelasku

PERINGATAN ⚠️ Di beberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

More details
WpActionLinkContent Guidelines