Sebentang Kain hitam

Sebentang Kain hitam

  • WpView
    Membaca 9
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jan 19, 2019
Diatas sebentang kain hitam ku pijakan kaki ini,yang sebenarnya aku tak tau akan kemana.aku hanya mengikuti arah langkah ku yang tak jelas akan kemana.hingga suatu masjid besar membuat kaki ini berhenti.hati ku menangis mendengar lantunan ayat suci yang sangat indah dan syahdu.rasa nya aku ingin sekali masuk tapi..apa aku pantas masuk,setelah dosa yang aku lakukan di masa lalu.aku hanya bisa berjalan mengikuti kain hitam .yang dibentangkan menjadi jalan hidup ku . "terima kasih pak." aku yang sangat senang "saya harap kamu bisa berubah ya setelah keluar dari sini !" jelas lelaki botak dengan seragam nya yang rapi "ya pa ,kalo itu pasti." jawab ku sebenarnya aku bingung harus pulang kemana ,aku malu setelah apa yang ku lakukan.aku ini mantan napi ,apa ibu masih mau menerima ku,apa ibu masih mengakuiku sebagai anak perempuan nya. 'ibu aku rindu.Maafkan anakmu bu.'
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Terlalu rumit
  • Brave Alone
  • Jangan Pergi, Ayi
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Hear (Completed)
  • Menyimpan Rasa (END)
  • Eliinaa
  • Home (Completed) (Repost)
  • When Love is Breaking
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama

banyak orang bilang pertemanan antara laki laki dan perempuan itu tidak sepenuhnya berteman, pasti bakal ada drama drama dalam perasaannya. jika tidak salah satu makan keduanya. namun terkadang mereka selalu pintar bersembunyi dalam kata sahabat. ada 2 hal untuk kasus seperti ini, berani untuk mengungkapkan atau malah menyembunyikan. jika masih bertahan untuk menyembunyikan maka nantinya harus ikhlas melepaskan. tapi jika mau mengungkapkan mungkin akan ada 2 jawaban. diterima atau lanjut berteman. tapi dalam cerita ini begitu rumit untuk dijelaskan. sepasang sahabat yang saling menyukai namun sama sama enggan untuk menyatakan. mungkin pernah saling menyatakan tapi menggunakan perumpamaan. pada akhirnya semuanya berakhir dengan kata mengikhlaskan dan mengungkapkan semuanya setelah ada kepergian. Namun di cerita ini bukan hanya tentang persahabatan,tapi juga kehidupan anak perempuan yang rumit setelah kepergian cinta pertamanya yaitu "ayah"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan