MY TRUE LOVE

MY TRUE LOVE

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 24, 2019
Pria itu menoleh ke arahku. Deg! Aku mematung seketika saat melihat wajahnya. Ada bekas luka bakar di sana. Luka itu hampir menutupi separuh wajahnya. Namun bukan luka itu yang membuatku mematung. Tetapi warna matanya yang sangat menganggumkan. Warna yang sama dengan warna laut. Aku merasa tenggelam saat memandangi mata itu. Dan jangan lupakan tatapan elangnya seakan-akan pria ini ingin memakanku hidup-hidup. Seharusnya aku takut pada pria ini, tetapi malah sebaliknya. Aku malah semakin berani dengannya. Membalas tatapannya yang begitu menusuk. "Oh tuhan! siapa pria ini? Dia begitu mengagumkan."
All Rights Reserved
#62
ugly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Berbentuk Persegi [END]
  • The Devil Possession ✔ [SUDAH TERBIT]
  • You Are Mine Ms.Nelson
  • Don't Hurt Me Again (TAMAT)
  • Sexy Teacher
  • Brotherly ( HaliTau )
  • Angel
  • Love Is Not Easy

Gue nggak pernah nyangka hidup gue bisa berubah drastis cuma dalam tiga hari. Dulu gue Aria yang gemuk, pemalu, dan lebih sering ngumpet di balik punggung Alice atau Tessa kalau ada cowok ganteng lewat. Tapi sekarang? Semua mata ngelirik ke arah gue setiap gue jalan di koridor sekolah. Padahal gue nggak pernah minta buat jadi pusat perhatian. Gue cuma... kehilangan berat badan karena sedih nonton film BL favorit gue. Kedengarannya konyol, ya? Tapi kenyataannya, tangisan dua hari lebih itu ngubah seluruh penampilan gue. Dan parahnya, sekarang mama sama abang gue aja sempat nggak ngenalin gue. Yang lebih aneh lagi, cowok-cowok yang dulu cuek sekarang mulai mendekat. Chris, cowok basket yang dulu ngelempar bola ke kepala gue, sekarang malah ngajak kenalan. Melker, yang biasanya dingin kayak kulkas dua pintu, tiba-tiba jadi perhatian dan mau ngobrol. Dan Adrian... dia kayak punya radar khusus buat bikin gue salah tingkah setiap detik. Bahkan candaannya yang ngeselin aja bisa bikin jantung gue deg-degan. Gue bingung harus senang atau takut. Karena gue masih Aria yang sama di dalam, cuma dunia di luar yang kelihatannya mulai berubah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines