Waves Of LoVe

Waves Of LoVe

  • WpView
    Reads 1,131
  • WpVote
    Votes 139
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 30, 2019
Setelah palu diketuk tiga kali yang menandakan kita telah bercerai. Sebelum berpisah kau menemuiku, hanya untuk mengucapkan kata-kata "... pengkhianat!" Satu kata saja, tapi mampu menghancurkanku untuk kesekian kalinya. Dengan sorot matamu yang memancarkan kebencian, dendam dan kekecewaan semua itu kau bawa pergi tanpa penjelasan. Memangnya apa yang ku harapkan? Saat itu aku langsung sadar bahwa pernikahan ini tidak dapat dikembalikan lagi. Emilya Carol Linch
All Rights Reserved
#19
babytwins
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Vengeance
  • Benang Kusut Tak Terurai
  • My Perfect Doll
  • RUNTUH (Tamat)
  • Dua Kali Dalam Hidup
  • Regret [Complete]
  • A Heart for Taking
  • jangan sakiti aku
  • my perfect revenge (End)
  • TIME TO LEAVE [TAMAT] ✔️
Vengeance

Lily Rose, menggunakan kehamilannya untuk masuk ke dalam keluarga Zachery. Menjerat sang pewaris tahta Zachery Corporation, Cave Zachery. Demi membalaskan dendamnya pada ibu Cave. Yang bertanggung jawab atas kematian kedua orang tuanya. Saat kedoknya terbongkar, semua udah terlambat bagi Cave untuk memaafkan pengkhianatan tersebut. Membuatnya keduanya saling membenci di tengah pernikahan yang sudah terlanjur mengikat keduanya. "Mama melihatnya pergi ke dokter kandungan bersama dengan pria itu, sudah jelas, kan anak siapa yang ada di perutnya." Elva menyeringai puas akan ketegangan yang menguar dari tubuh Cave, dengan sorot kemurkaan yang mengarah pada Lily. "Ceraikan dia dan ..." Cave maju satu langkah untuk menyambar lengan Lily. Menyeret wanita yang bahkan tak repot-repot mengucapkan sepatah kata pun untuk menyangkal perselingkuhan tersebut. "Aku ingin bercerai." Lily menyentakkan pegangan tangan Cave yang kuat. Hampir sengaja ingin mematahkan pergelangan tangannya. Dan seperti bensin yang dituangkan ke bara, kemurkaan Cave berkobar hingga pria itu kewalahan. Membanting tubuh Lily ke tengah tempat tidur dan memaku kedua tangan wanita itu di atas kepala. Seringainya tersungging tinggi dengan tatapan tajamnya yang semakin menggelap. "Aku akan menceraikanmu. Hanya setelah kau hancur dan tak ada apa pun yang tersisa darimu selain nyawamu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines