Sepotong Puzzle

Sepotong Puzzle

  • WpView
    Reads 154
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 3, 2019
Fania Clarissa S Adalah seorang remaja dengan kategori "BERBEDA" dalam satu lingkup kehidupannya. Memendam sesuatu yang sangat ingin ia pecahkan, tapi entah bagaimana caranya. (?) Yah, itu adalah sepotong puzzle ingatan masa lalu nya yang sama sekali tidak dia ingat. Sebuah tragedi telah menghapus semuanya.. Namun dia tumbuh dengan sangat baik dengan keluarga barunya. Dianugerahi paras yang cantik, otak yang cerdas, suara yang indah dan juga salah seorang most wanted girl di sekolahnya. Terfikir tentang cinta? Itu juga masih "misteri". Penasaran bagaimana kisahnya? Enjoyed this story...........
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Gadis Populer & bodyguardnya
  • you are my first love (Levi x Reader) (END)
  • ALEYA~~
  • Together with The Sundown
  • Keadilan? Memang Ada?
  • AMERTA DALAM AKSARA

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines