Story cover for Zaradan by saabilaz
Zaradan
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jan 19, 2019
"Zidan. Ara mau gula gula yang itu" ucap Ara kepada zidan yang tengah memperhatikan sekelilingnya.Keningnya berkerut ketika mendengar suara Ara.

"Yakin?" Ucap Zidan untuk menyakinkan Ara.  

"Iya. Ara mau dua" 

"Satu aja"

"Ihhh dua Zidan kalo satu mana cukup."

"Satu. Nanti lo sakit gigi."

"Ihh yaudah deh satu aja. Tapi yang warna pink"

"Hmm."

Itulah Zidan dan Ara. Zidan dengan segala sifat dingin nya tetapi sangat peduli dengan Ara. Dan Ara dengan segala sifat lucu dan polosnya yang selalu ingin bersama Zidan di manapun dan kapanpun. Ara ingin selalu bersama Zidan selama lama lama nya.
All Rights Reserved
Sign up to add Zaradan to your library and receive updates
or
#667mine
Content Guidelines
You may also like
RAISEN by depzzz_
9 parts Complete
Tak sadar ia menabrak dada bidang seseorang, karena ia tidak fokus melihat jalannya. Matanya terpejam dan tangannya berada di dada bidang seseorang yang ia tabrak itu. "Awws, eh sorry sorry gue ga fokus liat jalan nih, maaf ya" ujar Rai sambil melangkah mundur menjauh dari tubuh si cowok yang ia tabrak itu. Ia mendongak, melihat siapa yang ia tabrak itu, lalu. "Lo !!, aduh kayanya lo tuh sering banget si cari masalah mulu sama gue !!" Kata Rai sambil menatap si cowok itu. "Emang gue punya masalah apa sama lo" ujar si cowok itu sambil menaikan alisnya sebelah dan memasang wajah datar nya. "Heh manusia es, lo tuh ga pernah nyadar yah, kalo lo tuh banyak salah sama gue !!" Kata Rai yang sudah kesal dengan si cowok itu. "Pertama,Lo udah ngambil lahan parkir gue kemarin ,kedua,Lo itu kemaren udah nabrak gue di kantin dan baju gue basah karena lo, tuh uda gua ingetin !!" lanjutnya dengan nada tinggi dan kesal. Sekarang ia sudah seperti singa betina yang sedang ngamuk, karena saking kesal nya dengan cowok itu. "Oh itu. Maaf " ucapnya dan langsung pergi bergitu saja dari hadapan Rai. Rai melongo sambil mengepalkan tangannya. Baru kali ini dia bertemu dengan cowok yang irit kata, dan songong kaya dia. "Arrrgggghhh, kesel gue sama lo, awas aja gue ketemo lagi sama lo!! Dasar Es batu berjalan,songong !!" Umpat Rai sambil menghentakan kaki, dan berjalan ke kelasnya. Dasar singa, serem juga dia - batin Arsen dalam hati. Oke gais kalo kalian penasaran gimana ceritanya.... cus baca aja ya Jangan lupa vote and comment ya👍✌ Salam Halu ✋ Jangan lupa follow juga 😙 depzzz_ 2020
JAM 3 SORE by KOKOTA_
54 parts Ongoing
JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️
Friendship In Love by reny-uch
15 parts Complete
"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
You may also like
Slide 1 of 10
RAISEN cover
Simple LOVE [Completed] cover
Elvina [COMPLETED] cover
Untung Sayang  cover
JAM 3 SORE cover
Friendship In Love cover
Sincere (Nara) cover
Bertahan atau pergi cover
How to Burn the Bad Boy (END) cover
BarraKilla cover

RAISEN

9 parts Complete

Tak sadar ia menabrak dada bidang seseorang, karena ia tidak fokus melihat jalannya. Matanya terpejam dan tangannya berada di dada bidang seseorang yang ia tabrak itu. "Awws, eh sorry sorry gue ga fokus liat jalan nih, maaf ya" ujar Rai sambil melangkah mundur menjauh dari tubuh si cowok yang ia tabrak itu. Ia mendongak, melihat siapa yang ia tabrak itu, lalu. "Lo !!, aduh kayanya lo tuh sering banget si cari masalah mulu sama gue !!" Kata Rai sambil menatap si cowok itu. "Emang gue punya masalah apa sama lo" ujar si cowok itu sambil menaikan alisnya sebelah dan memasang wajah datar nya. "Heh manusia es, lo tuh ga pernah nyadar yah, kalo lo tuh banyak salah sama gue !!" Kata Rai yang sudah kesal dengan si cowok itu. "Pertama,Lo udah ngambil lahan parkir gue kemarin ,kedua,Lo itu kemaren udah nabrak gue di kantin dan baju gue basah karena lo, tuh uda gua ingetin !!" lanjutnya dengan nada tinggi dan kesal. Sekarang ia sudah seperti singa betina yang sedang ngamuk, karena saking kesal nya dengan cowok itu. "Oh itu. Maaf " ucapnya dan langsung pergi bergitu saja dari hadapan Rai. Rai melongo sambil mengepalkan tangannya. Baru kali ini dia bertemu dengan cowok yang irit kata, dan songong kaya dia. "Arrrgggghhh, kesel gue sama lo, awas aja gue ketemo lagi sama lo!! Dasar Es batu berjalan,songong !!" Umpat Rai sambil menghentakan kaki, dan berjalan ke kelasnya. Dasar singa, serem juga dia - batin Arsen dalam hati. Oke gais kalo kalian penasaran gimana ceritanya.... cus baca aja ya Jangan lupa vote and comment ya👍✌ Salam Halu ✋ Jangan lupa follow juga 😙 depzzz_ 2020