Teruntuk Kamu

Teruntuk Kamu

  • WpView
    Reads 2,406
  • WpVote
    Votes 506
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
🍁Spiritual-teenfict🍁 "Ay, aku mohon jangan hindari aku seperti ini. Ini sama sekali gak nyaman buat aku," kata Ilham yang merupakan sahabat Rayya. Saat ini, Ilham terus mengejar Rayya yang berusaha menghindarinya sejak tadi. Sampai membuat Rayya berhenti dengan mencekal pergelangan tangan Rayya. Astaghfirullah, batin Rayya. Rayya spontan melepaskan tangan Ilham. "Ham, stop! Jangan bersikap kekanakan seperti ini. Apa kamu tau, aku bersikap seperti ini untuk kebaikan kita berdua?" sahut Rayya menjelaskan dengan nada sedikit tinggi. Salah satu sudut bibir Ilham terangkat memperlihatkan senyuman sinisnya. "Apa katamu, kebaikan kita berdua, hah?! Kebaikan apa yang membuat seseorang merasa gak nyaman dengan situasi mereka?!" Ilham terbawa emosi hingga bicara dengan nada yang tak kalah tinggi dengan Rayya. "Aku bakal jelasin ke kamu, tapi gak sekarang. Aku butuh waktu untuk menata hati dan pikiranku," jelas Rayya dan langsung pergi meninggalkan Ilham di tempatnya. Ilham bertanya-tanya, menata hati dan pikiran? Kira-kira, apa yang dimaksud Rayya dengan menata hati dan pikiran? Apakah hatinya sedang tak karuan? Apakah pikirannya tengah kacau? Tetap stay di kisah ini untuk mengetahui kelanjutan ceritanya. Selamat membaca!😊 -Ririn DiAsti-
All Rights Reserved
#37
penggemarrahasia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Waktu [Complete]
  • Inginku Memilikimu
  • ALESYA (END)
  • Cahaya [COMPLETED]
  • cinta yang terlambat
  • DEVIAN [END]
  • No Longer Mate
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Kekasih Halalmu [SUDAH TERBIT]
  • My Friend and My Bestfriend

Halo guys.. I'm back dengan cerita baru, setelah cerita pertamaku yang gagal.. Semoga kalian suka yah sama cerita kali ini❤️❤️ So kalau alurnya kurang bagus tolong maklumi authornya yah, kalau ada kritik dan saran boleh langsung comment aja.. 😊😘😘 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Jejak waktu.. Waktu ku berjalan cepat, Menyisahkan memori yang mengakar penat. Meski ragaku berteriak memberontak, Namun, tidak dengan jiwaku. Tersenyum ia bersama mega yang merona, tatkala bintang berpijar turun ke perpaduan. Perjalanan ku mungkin sulit dan rumit hingga meninggalkan jejak waktu disetiap nafasku. Kenangan, waktu terakhir ku seindah perjalanan ku.. Ini adalah kenangan Indah yang takkan terlupakan, hanya akan membekas dalam ingatan. _________________________________________________________________________________________________________ PS : ⚠️Cerita ini hanyalah sebuah fiksi belakang yang terlahir murni dari sebuah kegabutan author, semua latar yang ada dalam cerita ini hanyalah sebuah haluan semata dan cerita ini tidak bermaksud untuk menyinggung para pembaca, jika ada kata-kata yang tidak menyenangkan mohon maafkanlah author.. Yang penasaran bisa langsung baca.. Tolong hargai dan jangan lupa kasih suport author terus, agar bisa semangat UP ceritanya, dengan cara vote kalo kalian suka dengan ceritanya, coment kalo kalian pengen kasih saran atau apapun itu, dan share kalo kalian berpikir cerita ini wajib dibaca teman-teman kalian.. Enjoy!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines