Teruntuk Kamu

Teruntuk Kamu

  • WpView
    Reads 2,405
  • WpVote
    Votes 506
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2020
🍁Spiritual-teenfict🍁 "Ay, aku mohon jangan hindari aku seperti ini. Ini sama sekali gak nyaman buat aku," kata Ilham yang merupakan sahabat Rayya. Saat ini, Ilham terus mengejar Rayya yang berusaha menghindarinya sejak tadi. Sampai membuat Rayya berhenti dengan mencekal pergelangan tangan Rayya. Astaghfirullah, batin Rayya. Rayya spontan melepaskan tangan Ilham. "Ham, stop! Jangan bersikap kekanakan seperti ini. Apa kamu tau, aku bersikap seperti ini untuk kebaikan kita berdua?" sahut Rayya menjelaskan dengan nada sedikit tinggi. Salah satu sudut bibir Ilham terangkat memperlihatkan senyuman sinisnya. "Apa katamu, kebaikan kita berdua, hah?! Kebaikan apa yang membuat seseorang merasa gak nyaman dengan situasi mereka?!" Ilham terbawa emosi hingga bicara dengan nada yang tak kalah tinggi dengan Rayya. "Aku bakal jelasin ke kamu, tapi gak sekarang. Aku butuh waktu untuk menata hati dan pikiranku," jelas Rayya dan langsung pergi meninggalkan Ilham di tempatnya. Ilham bertanya-tanya, menata hati dan pikiran? Kira-kira, apa yang dimaksud Rayya dengan menata hati dan pikiran? Apakah hatinya sedang tak karuan? Apakah pikirannya tengah kacau? Tetap stay di kisah ini untuk mengetahui kelanjutan ceritanya. Selamat membaca!😊 -Ririn DiAsti-
All Rights Reserved
#223
truelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • psychologycal
  • Kelas A [End]
  • cinta yang terlambat
  • Cahaya [COMPLETED]
  • Not Perfect (COMPLETED)
  • Jejak Waktu [Complete]
  • ALESYA (END)
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Inginku Memilikimu
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)

Kisah seorang pemuda yg tidak bisa di bilang sakit tidak jg bisa di bilang sehat, wajah tampan tak menjamin mental yg baik dia lebih suka diam dalam kesunyian, karena pada titik tertentu dia lelah menjadi orang yg tau segalanya, namun tak biasa mengehentikan masalah yg ada. Aku hanya seorang psikolog muda dan dia adalah salah satu pasien ku, namun aku mencintainya dan tak perduli melanggar aturan aku tetap mencintainya, di mana aturan itu tertulis jelas untuk tidak menaruh perasaan lebih pada pasien mu, namun aku tak bisa matanya yang indah namun kehilangan cahaya harapan nya, membuat aku ingin menjadi orang yg mengembalikan cahaya itu menghidupkan kembali jiwa itu, di mulai dengan cinta di hati _ Gulf Kanawut. Cerita ini aku buat melalui pengalaman aku sendiri dan kadang apa yg kalian lihat tidak lah sama dengan kenyataan yg ada, oleh gak usah lama lam kita langsung cuss aja ke ceritanya 😘😘😘😘👉👉👉👉.

More details
WpActionLinkContent Guidelines