Arco Iris

Arco Iris

  • WpView
    Reads 274
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 15, 2019
Aku berjuang selama ini bagai hujan turun tanpa henti begitulah keadaan ku ketika ku memperjuangkan semuanya, deminya aku rela berkorban menghubungkan banyak hal agar hatinya senang walaupun terlihat rumit tapi pengorbanan yang sederhana akan kesetiaan yang tak menuntut apapun hanya sebuah rasa yang ingin diminta dilengkapi. Ini tentang Arco dan Iris Dua insan yang selalu beradu argument tidak ada yang mau mengalah salah satu diantaranya.. Namun apa jadinya jika salah satu diantara mereka merasa suatu yang berbeda? suatu hal yang tak dapat didefinisikan oleh ribuan kata puitis tak dapat disampai kan hanya lewat mulut semata dan tak dapat diartikan lewat berbagai bahasa. Perlahan ia mulai memperjuangkan sebuah rasa yang tak bisa lagi ia sembunyikan, meski dengan ribuan duri yang menghantam setiap langkahnya seakan ia tak memperdulikan itu ia terus berjalan walau dengan miliaran tetesan air hujan selalu membasahi jiwanya ia tidak perduli ia hanya ingin pelanginya itu saja.
All Rights Reserved
#752
newstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • ARKANAYYA [COMPLETED]
  • WAVER [Completed]
  • Dua Sisi (TAMAT)
  • 1. I&U : Pacar Kontrak [END]
  • Strong Girl Michella (END)
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • Back To You
  • KHALILA AND OTHERS

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines