The Grup Chat Exo

The Grup Chat Exo

  • WpView
    LETTURE 1,469
  • WpVote
    Voti 101
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, feb 2, 2019
WpInfo
SAGGISTICA
Tagexo
Bagaimana jadinya jika para member EXO membuat GRUP CHAT? Penasaran?Baca aja yoo👌 Happy Reading😚
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • Boys In The Kost [END]
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti