We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
I BELIEVE
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 21, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Luka? aku terbiasa dengan itu.. Aku percaya " Jika aku terluka hari ini tak apa semua sudah takdir,mungkin besok setiap luka yang aku dapat hari ini akan jadi cinta penuh bahagia di hari esok" . Untuk lelaki yang selalu ku cinta.. Banyak hal yang aku harap kamu mengetahuinya tapi aku tak kuat,sakit rasanya sudah melukai mu dengan perkataan ku . Aku tak sama seperti mu yang bebas menoreh luka,aku mati - matian menjaga hatimu agar tak tergores. tapi kamu??... Namun begitu.. Hanya satu Yang harus kamu tahu.. Dalam hati terdalam ku , aku sangat mencintai mu . tapi kamu juga harus tau siapa yang tahan hidup dengan luka setelah yang ku beri adalah cinta. Sesekali menyerah itu penting bukan? Ketika hati ku memang sudah tak sanggup bertahan, meskipun hati ku sendiri masi sangat mencintai mu .. xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx :'( :') :D xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
All Rights Reserved
#173
balikan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)
  • FALLING IN LOVE
  • Si Posesif ✔️
  • KHALILA AND OTHERS
  • RELEASE [REVISI]
  • TRAUMA!
  • Semesta (offGun)
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Luka Yang Kurindu [mewgulf]

Mengapa? cinta datang jika hanya untuk menyakiti, lalu pergi dan meninggalkan luka yang sangat dalam di lubuk hati. Haruska aku egois demi cinta? Pantas kah? Aku mendapatkan dia yang nyaris sempurna, dengan seorang gadis nakal yang selalu bolos dan bobby dugem sepertiku. Jawabannya jelas tidak! Karena dia yang kucintai. Memilih pergi dan menikah dengan wanita lain, tanpa mau berjuang bersamaku. Dia menyakitiku bertubi- tubi. Dimana aku menyaksikan dirinya bersanding dengan wanita lain di atas pelaminan. Memang aku yang terlalu bodoh, karena menyimpan rasa cinta kepada kakak tiriku sendiri. Sudah pasti cinta ini berakhir sia- sia. Aku sudah cukup berjuang untuk meyakinkan dirinya bahwa aku sangat mencintainya. Tapi dia tetap memilih pergi. Saat itu hatiku sangat hancur membuatku nyaris gila dan putus asa! Akhirnya! Semua kenakalan yang tidak lagi kuperbuat selama mengenalnya, kini kembali kulakukan. Tiada lagi hari- hari indah yang kulalui semua terasa hampa. Di sekolah hukuman kembali menjadi candu bagiku. Sampai seseorang membuatku kembali bangkit dan membuat hidupkku kembali berwarna. Dia adalah......

More details
WpActionLinkContent Guidelines