Kamu Tahu Rasa Perjuangan(?)

Kamu Tahu Rasa Perjuangan(?)

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 12, 2019
Rasa gula itu Manis. Rasa garam itu Asin. Rasa perjuangan itu bagaimana? Menyebalkankah atau menyusahkan? Kembali ke Kota dimana Ia harus melupakan masa lalu tentang kisah Cintanya yang dulu. Namun Ia harus kembali untuk bertemu dengan seseorang yang pernah Ia sukai di masa liburan kuliahnya. Mencintai bukan hal mudah untuknya, karena rasa minder dan pesimis adalah hobi utamanya dikala pendekatan. Namun, kepekaan merupakan hal yang menyebalkan jika Ia harus melakukannya. Semakin peka, maka Ia semakin terlihat bodoh. Tapi, kali ini Ia ingin memperjuangkan Kisahnya dengan seorang perempuan yang tidak dia ketahui akhir kisahnya. Di terima? Di tolak? Di Cintai? Di Hianati? Atau? Semua hanya akan tersimpan dalam hati saja? Ini bukan kisah tentang Cinta, namun bagian dari perjalanan itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Arsyilazka
  • Sunyi tak terlihat
  • Yes, That's Love
  • fortnight (completed)
  • Paradise
  • Cewek Judes Vs Cowok Nyebelin END (TELAH TERBIT)
  • Narasi patah hati

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines