Hampir mati karena kamu adalah sebuah kebodohan yang pantas aku kutuk, kamu bahkan bukan orang yang pertama kali mengajari aku berjalan, tapi entah kenapa aku begitu tolol, mengantarkan nyawaku hanya agar kamu melihat aku, astaga betapa tololnya aku di masa itu, harusnya dari pada membuang buang energi untuk menghabisi nyawaku sendiri, kenapa tidak terpikirkan olehku untuk menghabisi nyawamu lebih dulu..
Selamat datang di neraka Sayangku..
--"Adriana
Maaf,
Aku memang bukanlah wanita yang pantas untuk mendampingimu menghadapi dunia yang kejam ini, aku juga adalah orang pertama yang akan kau maki jika sesuatu yang salah terjadi
Tetapi...
Aku bertahan.
Karena ada kekuatan yang membuatku tak takut untuk memperjuangkanmu, kekuatan itu adalah...
Cinta.