Only You

Only You

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 19, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Ini cerita Avril. Anak pertama dari keluarga sederhananya Prasetyo. Menyukai cowo yang lebih muda 1 tahun darinya, yang masih berstatus pelajar dan bersekolah di sekolah yang sama dengan adiknya. Ini bukan cerita yang akan dapat langsung menemukan titik terang, tetapi cerita yang dengan perlahan akan menemukan titik terang. *** "Fhi." "Hm." Rafhi memainkan anak rambut Avril yang sedang menyenderkan kepalanya di bahu Rafhi. "Kadang aku suka malu kalo ketemu sama Mamah atau Papah kamu." "Loh kenapa?" Rafhi mengerutkan kedua alisnya. "Gak tau," suara pelan dan hati-hati menjadi jawaban dari Avril. "Coba Sya. Kamu tuh jangan merendahkan diri sendiri. Aku gak suka kamu kaya gini. Mana Thasya yang kuat, ga kenal lelah buat kejar aku." Avril yang mendengar itu langsung menegakan tubuhnya. lalu ia menyipitkan matanya ke arah Rafhi. "Siapa yang ngejar kamu?" "Kamu." Senyuman jahil terbit di bibir Rafhi. "Idih sok tau." Avril melipat kedua tangannya di dada. "Aku tanya deh." Rafhi mengubah posisinya menjadi menghadap Avril, "Siapa yang ng-dm duluan?" "Aku," jawab Avril polos. "Siapa yang bilang suka duluan?" "Aku." "Siapa yang bilang cinta duluan?" "Dih enggak yah." Avril yang mulai protes menyamakan duduknya untuk bisa melihat Rafhi, "Aku gak bilang cinta sama kamu." "Oh, kamu gak cinta sama aku?" "Enggak ko. Aku cinta sama kamu." Rona merah terlihat jelas di pipi Avril. "Nahkan, aku kalah start lagi." Rafhi tersenyum lebar penuh kemenangan. "Ish. Kamu nyebelin." "Tapi ngangeninkan?" "Enggak nyebelin." "Iya aku tau, aku gak nyebelin. Tapi ngangenin." "Ya tuhan." "Haha." Suara tertawa yang sangat puas terdengar di ruangan tersebut. "Jangan gitu lagi." Rafhi mengecup kening Avril dengan lembut dan dengan raut wajah yang mulai serius.
All Rights Reserved
#29
avril
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE STORY QIANARRA
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Untung Sayang
  • Mine [SELESAI] ✔
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Rifaldino (PREQUEL IPA & IPS) [TAMAT]
  • Prestige Or Love? [END]
  • Elvina [COMPLETED]

"DOR!!" "Kampret!!!" Pekik gue kaget. Gue membalikkan badan gue. "Ishhh! Elo lagi...elo lagi! Ngagetin aja sih lu?! Kalo gue jantungan gimana?!" Dengus gue. Dia tertawa, gue akui tawa nya manis banget, MELELEHHHH gueee... Tapi harus jaga image. "Tenang, kalo Lo perlu jantung, gue bakalan kasih jantung gue buat elo kok" ucapnya di selingi tawa.. Uh! Bisa aja ini anak buat gue deg-degan. "Gembel Mulu Lo!" Cibir gue. "Btw Lo kok masih disini? Sekolah udah sepi loh" ucapnya. "Suka-suka gue lah!" Ketus gue. "Yee. Di kasih tau ngeyel! Disini ada hantu nya loh.." Hantu?? Ishhh beneran? Gue takut anjir. "Yang bener Lo?" Ucap gue, gue rasanya udah merinding ini. Dia ngangguk. "Iya! Maka dari itu Lo harus pulang, pulang bareng gue yuk!!" Ajaknya. Ah si Jampang bisa aja modusnya. "Kampret! Lo mau modus atau gimana?!" Tanya gue. "Dua-duanya, tapi bener deh, disini nih angker, Lo ngerasa merinding gak?" ❣❣❣ "Gue tau rencana Lo! Dan gue harap, setelah rencana Lo selesai! Lo jadian sama gue!" Ha? ***** Kisah cinta Qearin dengan beberapa cowok, Serta perjuangan Qearin untuk mengembalikan keceriaan Sahabat nya

More details
WpActionLinkContent Guidelines