Broken | Yujin

Broken | Yujin

  • WpView
    Reads 535
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 3, 2019
"Gue minta maaf sama lo," Yujin nggak ngubris perkataaan dari Dongheon, dia sangat muak dengan tingkah Dongheon yang dari dulu sampai sekarang sikap 'Play boy' nya nggak pernah hilang dari dirinya. "Jin, gue minta maaf," Dongheon yang sekali lagi meminta maaf kepada Yujin. Yujin kali ini noleh ke arah Dongheon, dia senyum devil dan lalu berkata "Percuma lo minta maaf sama gue, kalo lo bakal ulangin kesalahan itu lagi!," Dongheon yang denger perkataan dari Yujin barusan, mimik muka dia langsung masam "Itu dulu, kita ulang dari awal lagi," "Lo ga bisa mainin perasaan cewe terus kaya gini heon. Gue juga cape, gue rasa udah saatnya gue nyerah" ucap Yujin yang sudah merasa lelah dengan semua sikap Dongheon Next langsung baca aja ya story nya
All Rights Reserved
#236
one
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Complete (END)
  • Perfect Night [Hyunlix] 21+
  • [BL] BAD ROMANCE; HyunLix - On Going
  • SHORT STORY || EXO
  • || Save Me ||
  • HOPE AND DESTINY
  • FOREVER OR NEVER - OHMNON ✅

"Ya, kau tidak punya mata? Lihat, buku ku jadi kotor!" Sosok yang sedang membersihkan seragamnya tersentak kaget mendengar pekikan tersebut. Matanya berkedip tidak percaya. Heol, jelas-jelas dia yang korban disini. Mengapa jadi dia yang di salahkan? Memberanikan diri, dengan perlahan dia menatap gadis bertopi di hadapannya itu. Seketika gadis berseragam sekolah itu menelan salivanya susah payah mendapati tatapan tajam di balik kacamata hitam tersebut, seakan siap menerkamnya saat ini juga. "J-jongsahamnida. Nde, aku yang salah," Yeri membungkuk dalam. Hanya cara ini yang terpikirkan olehnya. Yap. Gadis itu adalah Yeri baru saja pulang sekolah. Dia memutuskan untuk membeli minuman susu di tempat favoritnya sebelum pulang ke rumah. Tapi malah berakhir seperti ini. Joohyun menggeram kesal sambil melepas kacamatanya, mencoba menahan amarahnya yang siap meledak. "Aish, bisa-bisanya kau membuat ku kesal seperti ini," Hari pertamanya di kota kelahirannya saja sudah di sambut dengan hal seperti ini. Bagaimana kedepannya nanti?

More details
WpActionLinkContent Guidelines