We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Broken Home

Broken Home

  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 15, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Allen Immanuel Fairuz Daylon, laki laki berusia 17 tahun ini harus menerima kenyataan pahit sejak berumur 13 tahun, dia harus menerima keputusan kedua orang tuanya untuk berpisah. 5 tahun dia hidup dengan Ayah dan ibu tirinya, selama itu juga dia harus berpura pura bahagia. dia menghabiskan waktunya untuk bersenang senang dengan ke 7 temannya dan tentu saja Pacarnya yang dia sayang. maaf kalau gak sesuai sama judul
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • istri kedua tuan wang. (yizhan)
  • The Family
  • Rumah Untuk Nala
  • kenzi laska Abraham
  • TRUTH {COMPLETED} ✓
  • Broken (Under Editing)
  • Putra My IronMan (On Going)
  • My Bromance [18+] End

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines