Perfectie Van Liefde

Perfectie Van Liefde

  • WpView
    Reads 222
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 24, 2019
Bukan hanya kisah seorang anak remaja yang saling jatuh cinta! aku adalah Anna Maulidya, aku seseorang yang bisa dibilang orang berada. tapi semua yang aku miliki tidak membuat ku bahagia, karena kedua orang tua ku sudah lama meninggal. aku kini sendiri tanpa kedua orang tua ku. Aku tinggal sendiri, masak masak sendiri, makan makan sendiri. pada masa 22 Juli aku terluka bisa dibilang sakit hati. hm.. sudahlah aku jadi sedih jika mengingat kejadian itu. Ini adalah kisahku di masa sekolah menengah atas. Penasaran? cuss! bacaaaa!
All Rights Reserved
#6
fictionremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Akhir Sebuah Penantian
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Ilusi
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • kiara's dream
  • ANNISA {ON GOING}
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • ARABELLA [Hiatus]

Namaku Ana, gadis remaja yang baru saja akan menginjak masa SMA, masa-masa yang kata orang sih akan selalu dikenang. Dan ya ternyata itu benar pada saat di SMA aku baru bisa merasakan lika-liku kehidupan, indahnya masa remaja, indahnya persahabatan, rumitnya kisah cinta, dan banyak sekali orang-orang baru yang masuk ke dalam kehidupanku. ........ Dulu aku selalu bahagia,namun semenjak menginjak masa SMA bahagiaku kini juga dihiasi dengan bumbu-bumbu kekecewaan serta kehampaan. Kecewa ketika melihat separuh bagian diri memutuskan pergi dan hampa ketika kehilangan orang yang pernah menjadi bagian. Ya dia orangnya ivan. Setelah sekian lama merasakan kesedihan, aku memutuskan untuk bangkit dan melanjutkan hidupku, bangkit dari masalalu yang selalu membayangi ku, kuputuskan untuk mengubur dalam-dalam kenangan indahku bersamanya ,dan pada akhirnya aku kembali merasakan kebahagian, dan hanya dia, dia yang bisa mengembalikan senyumku yang sempat hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines