Hanya Dhiya

Hanya Dhiya

  • WpView
    Membaca 250
  • WpVote
    Vote 28
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jul 26, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Hidup adalah sebuah misteri, bahkan untuk bermimpipun aku terlalu takut. Takut apa yang akan terjadi tidaklah sesuai harapan. Jangankan bermimpi, untuk berangan pun aku takut. Pasrah dengan apapun yang akan terjadi. Seakan rasa sakit dan bahagia tak terlalu berbeda untukku. Bahagia? Sebahagia apa? Bahkan bahagiaku masih terasa menyakitkan. Ya, aku hanyalah seorang gadis kecil. Yang sudah terbiasa sendiri, semua orang yang pernah menjadi tempatku untuk bergantung hidup pergi meninggalkanku. Aku pernah hidup bersama mimpi-mimpi indah tentang masa depan, namun nyatanya bahkan sebelum aku berusaha menggapainya mimpi itu menamparku keras. Seolah mimpi indah tentang masa depan tak ingin hadir menemani hari-hariku. Yang ada hanya tentang kenyataan hidup yang pahit, dan harus selalu siap untuk menyambut pahit esok hari dan entah sampai kapan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Cerita Tentang Kita
  • The Ugly Truth
  • Sound Of Heart
  • Hilang dan Pulang
  • Penjara suci
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Love Miracle (REVISI #10.1)
  • Farra

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan