Bad Boy Ta'aruf

Bad Boy Ta'aruf

  • WpView
    Reads 184,603
  • WpVote
    Votes 1,442
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 27, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"I love you"-Ahmad Diar Akbar "Ana uhibbuka fillah"-Alya Az-Zahra. ---------------------------------------------------- Bagi Zahra, Diar adalah sebuah masalah. Laki-laki yang telah menyakiti hatinya, dan yang telah mempermalukannya di depan umum. Bagaimana mungkin ia bisa menerima laki-laki yang bahkan tak bisa menghargainya? Apakah ia bisa hidup bersama dengan laki-laki seperti itu nantinya? Cerita ini murni pemikiran sendiri, dan semoga dijauhkan dari orang orang yang berniat tidak baik. Bagaimana kelanjutannya yah??? Langsung baca aja ceritanya ya guys:)) (Harap baca ulang karena ini versi terbaru) #10 AnakSma(25/08/20) #6 Hijabers(16/09/20) #26 Zahra(16/09/20) #43 Taaruf(16/08/20)
All Rights Reserved
#87
taaruf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perfect [Malik's Family 2] ✓
  • ASA: Semesta Itu Bukan Milik Kita
  • RAINBOW
  • Lawful Love
  • Halal Is My Way[TERBIT]
  • Hijrah Cinta (END)
  • Hijaber Girl and Bad Boy✔[Sudah Terbit]
  • AKSARA Garis Pertemuan
  • Arsyilazka
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]

Spin off "Mr. Boarding House" Di sarankan baca MBH dulu, tapi kalau mau baca ini langsung boleh, kok. 🚫WARNING🚫 DILARANG BAPER?! BIJAKLAH DALAM MEMBACA?! *** Bagaimana respon kalian ketika dilamar oleh seorang lelaki berbeda iman dengan kalian? *** "Kalau begitu, izinkan saya menjadi mahrom kamu." Kenzie menatap Safa lekat. Sorot matanya terlihat serius sekali. Sesaat jantung Safa berdetak tak karuan. Seumur hidupnya dia belum pernah mendengar perkataan seperti itu dari seorang pria. Akan tetapi, untuk pertama kalinya dia mendengar itu dari Kenzie. Apa maksud pria ini? "Nggak semudah itu, Pak," balas Safa akhirnya. Kedua alis Kenzie bertaut. "Kenapa nggak mudah?" tanyanya heran. "Dari buku yang saya baca. Kalau ingin menjadi mahrom dari seorang yang dia sukai. Dia tinggal menikahinya." Napas Safa tercekat. "Ma-maksudnya?" Dia bukan tak peka. Dia malah sangat peka dan bodohnya malah bertanya seperti itu. "Ayo kita menikah!" *** DON'T COPY MY STORY?!

More details
WpActionLinkContent Guidelines