Just me,  myself and i

Just me, myself and i

  • WpView
    Membaca 133
  • WpVote
    Vote 33
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Feb 6, 2019
Dia tenggelam dalam jurang kesendirian, tak peduli lagi dengan sekitar. Dalam keadaan putus asa bertemu manusia lain, menyapa mereka, apalagi berinteraksi lebih dekat. Sudah nyaman di anggap aneh dan tak terdeteksi. Entah kenapa dia terlalu takut untuk berteman dengan menusia lain. Tapi dia sudah sedikit terobati setelah ada manusia baik yang menghampiri. (Tiap kata, tiap kalimat saya butuh koreksi. Tolong kalau ada yg salah, tolong dikomentari^) Dan maaf jikalau nanti ada kata-kata yang sedikit kasar, nanti saya sensor kok.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#652
aksara
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Antara Cinta dan Takut [TERBIT]
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • You Are Arcoiris
  • DIBALIK TAKDIR YANG ASING
  • Is LOVE
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Di sebuah akademi seni yang melarang cinta, tiga pemuda menemukan harapan, dan seorang pria yang hancur menemukan makna baru dalam luka lama. Kai, Vian, dan Lio. Tiga siswa dengan masa lalu yang berbeda namun luka yang sama, ketakutan mencintai. Ketika mereka bertemu Haizar Hiraka Kalundra, mantan penyanyi yang tenggelam oleh rasa bersalah dan kehilangan, mereka belajar bahwa musik bisa menjadi bahasa yang lebih jujur dari kata-kata. Tapi cinta di Arsya Brilliant Akademia bukan hanya dilarang "ia dianggap kutukan". Di bawah bayang-bayang Rektor Darmawan yang menyimpan dendam pada masa lalu, mereka harus memilih-hidup dalam diam... atau melawan demi cinta yang mungkin menghancurkan segalanya. "Tentang kehilangan yang tak pernah hilang, dan tentang menyelamatkan orang lain ketika kau sendiri belum tentu bisa menyelamatkan dirimu." ------- "... Karena cinta, aku melihatmu tanpa cela, menyebutmu sempurna tanpa ragu. Padahal aku sendiri tau bahwa kesempurnaan hanya milik yang Maha Kuasa, bukan manusia sepertimu." ------- "Peraturan yang ditakuti akan kalah dengan rasa cinta, Pak" ucapnya, penuh keyakinan. Namun, sang Ayah menanggapi dengan bijak, "Cintalah yang akan kalah dengan rasa takut akan sebuah peraturan, Pak." ------- Dalam perjalanan yang penuh liku, mereka harus menghadapi pilihan sulit. Akankah cinta mampu mengubah segala hal yang tampaknya tak bisa diubah? Atau akankah ketakutan menghalangi jalan menuju kebahagiaan? ---_______--- Part yang ada di Wp ini tidak lengkap dan ending yang terpotong2... Jadi di sarankan buat CO versi cetaknya. Biyar dapat eding dan cerita yang jelasin💜💜

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan