Cantikmu Bukan Cintaku

Cantikmu Bukan Cintaku

  • WpView
    Lectures 45
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., janv. 24, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ini berisikan tentang seorang pemuda desa yang baru saja menikah, namun untuk mengejar cita-cita dan ilmu yang lebih luas pemuda tersebut harus pergi ke kota dan harus berpisah dengan istrinya yang berpropesi sebagai guru di desanya. Di kota Dia bertemu dengan seorang perempuan yang jatuh cinta kepadanya dan tidak percaya kalau pemuda yang di cintai nya itu sudah memiliki istri. Bagaimanakah perjuangan seorang perempuan dalam mendapatkan cintanya ? Apa yang dilakukan pemuda tersebut terhadap wanita itu ? Langkah apa yang di ambil oleh pemuda tersebut agar tidak ada wanita yang tersakiti ? Dan apakah pemuda tersebut mampu mempertahankan kesetiaan nya ? Jawaban nya ada di dalam cerita ini, tunggu cerita selanjut nya dan jangan lupa kritik dan saran, karna itulah yang membuat suatu karya menjadi bercahaya. Alvin, 23 januari 2019 "Menghayal bebas namun ada batas" "Berangan tinggi jangan lupa mati masuk bumi"
Tous Droits Réservés
#590
desa
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Rohis Love Location #WATTYS2019
  • GOOD DADDY (REVISI)
  • Takdir
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • Surat Cerai EDISI REVISI [TAMAT]✔️
  • Takdir Cinta [TAMAT]
  • Turn into Reality [TAMAT]
  • ZiAron [END]
  • Ketulusan Cinta Aisyah - [Telah Terbit]

Pria itu tampak tersenyum tipis. "Aku tidak tahu, tapi aku sungguh tidak menyukai itu. Aku dekat denganmu hanya sebatas karena rekan kerja saja, sama seperti aku dengan Aara. Bahkan aku rasa aku lebih dekat dengan Aara. Tapi apapun alasan mereka mengatakan aku mempunyai hubungan denganmu, aku sangat berharap kalau kamu mempunyai pikiran sesuai apa yang aku harapkan. " Dia menarik napasnya panjang lalu membuangnya. "Aku harap kamu juga seperti aku. Aku menganggapmu sebagai rekan kerjaku, dan kamu pun begitu, menganggapku hanya sebagai rekan kerjamu. Jangan merasakan apapun padaku melebihi batas itu. Aku harap, kita tidak terjebak dalam rasa yang tidak seharusnya timbul, Nafsiyah." Karena cinta tak selamanya berwarna merah jambu. Adakalanya kita harus merasakan pahit dan kelamnya warna kelabu. Tapi nikmati saja, luka yang seolah tak berujung ini bisa jadi akan aku rindukan suatu saat nanti. Karena pada saat itu, setidaknya aku masih bisa bersamamu. Ilyasa Khalifatul Kahfi

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu