Terlanjur Cantik

Terlanjur Cantik

  • WpView
    Reads 281
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jan 31, 2019
Kau tau wanita? Pantaskah seorang wanita dibenci? Sungguh rasul mengajarkan tiga kali kepada ibu dan hanya sekali kepada bapak. Kalau kalian butuh tempat memaki-maki, di sini tidak disediakan tempat prabayar untuk makian kalian. Semua gratis, termasuk meludah jika bisa. Di sini pula kalian akan menemukan banyak kejanggalan, termasuk kebodohan penulis yang disebut pecundang oleh penulis inisial As (alaihi salam). Saya juga tidak bisa mendiskripsikan tulisan sampah ini, karena ia berjalan seenak bodongnya (pusar yang tak berlubang). Saya juga terinspirasi seorang pecundang berinisial JF (Jaelani Fitroh), ia kuat dan suci. Bagaimana bisa mengangkat kayu sebanyak satu kubik tanpa mandi sebelum sembahyang? Sudah! Rahmad Jaelani
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TASBIH CINTA FAHRI
  • Tasawuf Cinta
  • Ta'aruf, Yuk! [SUDAH TERBIT]
  • Filosofi Penantian || TERBIT
  • ABDAN IDZA SHOLLA [ END ]
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Imamku (SELESAI)
  • SERIBU HADITS✓
  • MAHAR ✅
  • Lauhul Mahfudz (END)

Cinta adalah anugerah terindah dari sang ilahi. Sebagai muslim atau muslimah, sewajibnya mensyukuri anugerah cinta dengan cara-cara elegan, cantik dan beriman. Sayang, Yasmin putri pengasuh pesantren tersohor kealimannya, gagal mengelola gelegar cintanya pada Fahri, santri pengarang kreatif dan sekaligus anak asuh kiai tersebut. Bahkan, dengan emosi yang membara, Yasmin berjuang untuk membuktikan pada Fahri bahwa tak sepatutnya Fahri menolak cintanya karena ia putri kiai besar, cantik dan berpengaruh. Sayang, Yasmin kebablasan. Ia terjerembab ke jurang kelam penuh duri kemaksiatan. Dan siapakah yang mampu menyembunyikan aroma-aroma bau? Peristiwa buruk yang dialami Yasmin membuat Fahri merasa sangat bersalah pada kiai yang amat dicintai dan dihormatinya. Tapi, sang kiai menolak untuk menikahkan Yasmin dengan Fahri karena janin di rahim Yasmin bukanlah anak Fahri. Kata sang kiai, "Setiap orang berhak mencintai dan dicintai bukan karena keterpaksaan atau belas kasihan, tapi keikhlasan." Lantas, bagaimanakah kelanjutan kisahnya? Mampukah Fahri menemukan cinta sejatinya? Cinta yang datang dengan sendirinya dari lubuk hati yang paling dalam tanpa ada sebuah keterpaksaan atau sebuah iming-iming. Yuk langsung baca aja kalau kalian penasaran sama cerita ini 👉 Jangan lupa baca ceritaku yang lainnya Kenangan indah bersamamu , hujan, Kamu, dan kenangan yang telah usai, dan surga yang tak dirindukan👌

More details
WpActionLinkContent Guidelines