MR.Bubble Gum VS MRS. Lollipop

MR.Bubble Gum VS MRS. Lollipop

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 26, 2020
Dia Azka Aldric Anak dari pemilik Yayasan SMA Bina Bangsa. Ayahnya Bernama Abinaya Aldric. Azka Termasuk Most Wanted disekolah nya Hidup Azka Berubah Saat Bertemu Dengan Aneska Zoya Pratama dia anak dari Andrian Galen Pratama Pengusaha Sukses . Aneska Sama Seperti Azka , Aneska Termasuk Most Wanted disekolah nya . . . . Bagaimanakah Kisah Mereka Yuk Dibaca jangan lupa Vote nya ya 👌 "Mohon Maaf apabila ada kesamaan nama tokoh🙏" Hasil Dari Pikiran Sendiri jdi Mohon pengertiannya kalau ada yg agak kurang nyambung, (karena saya benar benar masih pemula👌🙏)
All Rights Reserved
#528
merried
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Althea Clarabelzza
  • Nathina (Sudah Terbit)
  • Choose Your Choice | End ✔️
  • MY SWEET BAD BOY
  • MYEVAN
  • Alicia
  • ZELASKA (On Going)
  •  GAME OF REVENGE ( END)

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines