Story cover for Dream Launch Project by renitanozaria
Dream Launch Project
  • WpView
    Reads 3,012,355
  • WpVote
    Votes 428,006
  • WpPart
    Parts 35
  • WpView
    Reads 3,012,355
  • WpVote
    Votes 428,006
  • WpPart
    Parts 35
Complete, First published Jan 23, 2019
(Completed)
"The art of dying is the art of living. The honesty and grace of the years of life that are ending is the real measure of how we die. It is not in the last weeks or days that we compose the message that will be remembered, but in all the decades that proceeded them. Who has lived in dignity, dies in dignity." -Sherin B. Nuland 

"Dasar anak-anak sontoloyo." itu kalimat sakti Pak Terry setiap kali dia dibikin pusing oleh ulah Injun, Jeno dan Nana. Kalimat yang bukan hanya gerutuan samar, namun tanda kekesalan berbalut rasa sayang dan kepedulian.

Jika cerita adalah lagu yang terurai tanpa nada namun dengan kata, maka kisah ini adalah senandung cinta dari tiga bocah pemuja kucing, pecandu kopi dan penadah sarkasme untuk Tertius Senandika, guru yang sampai kapanpun tak akan henti mereka kagumi.
All Rights Reserved
Sign up to add Dream Launch Project to your library and receive updates
or
#206brotherhood
Content Guidelines
You may also like
Decoration of Seven Loves by moccamatha
14 parts Ongoing
[Kisah baru 7 cucu Eyang Suro. Bisa dibaca dengan ataupun tanpa mengikuti cerita Terpaksa Mengejar Surga.] Setiap manusia punya cara untuk memperindah kehidupannya. Dengan mengabadikan setiap momen bahagia, berbagi canda dengan orang-orang kesayangan, membuat pesta kecil-kecilan, berburu senja sendirian, atau menciptakan mozaik doa lewat potongan-potongan luka. Sama seperti kalian, tujuh pemuda dalam kisah ini juga sedang mencari banyak cara untuk terus aman di tengah gurauan dunia yang kadang terasa berlebihan. Memilih untuk kembali mengudarakan tawa bersama sebagai obat pertama. Meributkan hal-hal tak berarti daripada pening memikirkan masalah seorang diri. Serta sibuk mendebatkan perkara recehan alih-alih sok bijak untuk menyambut baik satu takdir Tuhan. "Not her, but the bananas are my first love. God, thank you for creating this fruit." - Adyatama W. Arsaji - "Balikin iket rambut gue atau nggak ada sarapan hari ini." - D. Akmal Kenjiro - "Panggil kebo lagi, gue patahin leher lo." - Alfito Danar A - "Koko uwes, abang uwes, si bocil yo uwes. Target gue hari ini siapa lagi, yo?" - Senandika S. Bentala - "Siapapun tolong kasih gue pinjem baju. Kasihani gue, plis." - Anandatapa M. Raya - "Ada yang liat kaca mata item gue nggak? Stok masker gue kemaren di mana? Atau topi deh, gue pinjem bentar." - Nicola D. Alviananda - "Gue kangen banget sama si cantik. Dia lagi ngapain, ya?" - Ghifari I. Alvary - Decoration of Seven Loves moccamatha, 2024 #1 daylife [03-07-24] #3 heartwarming [28-06-24] © Hak Cipta Dilindungi oleh Allah SWT
It's Always Been You✔️  by WinterAurora00
44 parts Complete
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓ by ZaAera20
28 parts Complete
[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat
You may also like
Slide 1 of 8
Mentari untuk Senja cover
COLDEST | NA JAEMIN ✔ cover
Decoration of Seven Loves cover
It's Always Been You✔️  cover
DEAR ANNA (LENGKAP) cover
Step Brother~NCT~ [END]✓ cover
Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓ cover
Different Page [Complete] cover

Mentari untuk Senja

13 parts Complete

"Senja nggak gila bunda! Mereka yang gila, mereka nggak sayang senja, mereka yang tuduh tuduh senja." Secarik kertas berisi tentang sebuah pernyataan yang sangat menyakitkan. Mendeskripsikan begitu jahat orang orang yang berada di lingkungan dirinya. Lantas mengapa harus ada kehidupan jika semua orang terlihat kejam? Teruntuk senja, kamu tidak gila! Kamu tidak gila , mereka yang gila, mereka udah buat kamu tertekan, mereka yang gila senja bukan kamu. Percayalah bahwa aku mentari, yang akan menjaga mu dari orang orang jahat itu. Aku, aku yang menjadi bahu untuk mu bersandar ketika keadaan seolah olah menuntut mu untuk tetap berdiri. Aku, aku yang menjadi pelangi mu ketika hujan telah reda, ketika air mata mu terjatuh aku akan menghapus nya dengan jari ini. Ketika mata mu tidak bisa melihat, aku yang akan melihat untuk mu. Ketika kaki mu tak mampu berjalan, aku yang akan berjalan untuk mu. Senja, biarkan aku menjadi orang satu satunya yang selalu menjaga mu dari keadaan apapun. Biarkan aku yang selalu ada di sampingmu menemani mu menangis di kala keadaan Semakin menjerat mu. - Mentari Trisetya Putri raksaguna