Dream Launch Project

Dream Launch Project

  • WpView
    Reads 3,016,951
  • WpVote
    Votes 428,164
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 6, 2020
(Completed) "The art of dying is the art of living. The honesty and grace of the years of life that are ending is the real measure of how we die. It is not in the last weeks or days that we compose the message that will be remembered, but in all the decades that proceeded them. Who has lived in dignity, dies in dignity." -Sherin B. Nuland "Dasar anak-anak sontoloyo." itu kalimat sakti Pak Terry setiap kali dia dibikin pusing oleh ulah Injun, Jeno dan Nana. Kalimat yang bukan hanya gerutuan samar, namun tanda kekesalan berbalut rasa sayang dan kepedulian. Jika cerita adalah lagu yang terurai tanpa nada namun dengan kata, maka kisah ini adalah senandung cinta dari tiga bocah pemuja kucing, pecandu kopi dan penadah sarkasme untuk Tertius Senandika, guru yang sampai kapanpun tak akan henti mereka kagumi.
All Rights Reserved
#720
taeil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Storge. | "Beberapa cerita dimulai di tempat baru"
  • S1 Transmigrasi NOMIN‼️
  • Skema Nestapa [Selesai]✓
  • DIKANESHA
  • Empty | 00L NCT Dream
  • It's Always Been You✔️
  • Different Page [Complete]
  • COLDEST | NA JAEMIN ✔

Satu kesempatan membawa seorang Lindra Narayana menjejakan kakinya ke negeri asing. Ini adalah satu cerita tentang persahabatan dan cinta. Pertemuan dan peristiwa yang menghadirkan warna baru di kehidupan, termasuk di antaranya kehadiran keluarga dan rumah baru. Di antara dinamika hidup, pada satu titik, persahabatan bergeser menjadi satu yang lain. Seseorang yang menghuni unit apartemen tepat di atasnya mulai menghuni sisi lain hatinya, dengan segala sisi humoris dan misteriusnya. Lalu, seseorang lainnya, dengan segala kedewasaannya serta karakter yang penuh kejutan, pada kesempatan lain berhasil menerbitkan keraguan. Keduanya membuat Lia berada di antara, sebuah tempat yang terlalu abu-abu. Menjadikan memilih adalah konsep yang bisa paling melukai orang yang berharga di hidupnya, Lia menunda untuk memilih dan menjalaninya saja. Hingga pada satu titik, seseorang menyentaknya pada kenyataan, tentang pilihan yang sebetulnya tak perlu dipilihnya lagi karena hati tak bisa menyangkal. "Manusia bisa saja berada 'di antara' atas rasa yang dimilikinya, tapi kecenderungan itu sesuatu yang pasti. Dan, hati mau tak mau mesti memilih. Meski akan ada yang tersakiti. Begitulah hidup dan segala konsekuensinya." - Storge, 2020 Disclaimer: -Foto suasana yang tidak dicantumkan sumber merupakan dokumentasi pribadi, tentu aja kecuali foto Anak Dreamies. -Di awal chapter mungkin konfliknya kerasa flat. eits tenang! Itu menyesuaikan tahap hubungan mereka, dari yang baru kenal sampai akhirnya akrab. Ketika sudah makin akrab konfliknya bakal ikut berkembang kok! -Karakter Lia Narayana di dalam cerita merupakan original character buatan author. -Perspektif mengenai Singapura dan Bandung berdasarkan pengalaman pribadi author yang diperkuat dengan riset di internet untuk menghindari faktor L (LUPA).

More details
WpActionLinkContent Guidelines