Wanita culun disukai oleh dua cowo tampan dan idola disekolah,anggaplah itu dirimu yang dikejar-kejar dan direbut oleh dua orang cowo tampan,menurutmu kamu akan memilih yang mana?
Cerita ini tentang kisahku di SMA,dimana aku bertemu dua orang cowo tampan dan idola disekolahku,dimana keduanya memiliki nama yang sama dan sifat yang berbeda.
Dimas,dia itu adalah seorang pria yang playboy yang suka pamer dan jahil dengan teman-teman se-gengnya itu.Saat aku mengenalnya lebih jauh teryata dia,seorang pria tampan yang murah senyum kepada semua orang.
Aku teringat akan salah satu kalimat yang dia ucapkan padaku waktu itu,saat kami hanya berduaan didalam kelas,yang sampai saat ini ucapannya terus tergiang dikepalaku.
DIKELAS...
"Kita sering bertemu yah,mungkin kita jodoh"ucapnya sambil mengangkat kursi keatas,padahal dia tidak piket hari ini.
"Tentu saja ketemu terus,namanya aja sekelas"jawabku sambil menyapu.
Orang aneh,pikirku.
"Kalau bukan jodoh berarti takdir dong"
Perkataannya membuatku berhenti menyapu dan menatapnya dengan kesal,walaupun dia tersenyum padaku.
Apa dia kehabisan obat ya
Kemudian beberapa orang siswi masuk kekelas menghentikan pandangan aku dan dia dan kembali fokus pada kerjaan kami masing-masing.
Jadi karena kata-katanya yang kebanyakkan adalah gombalan,aku terkadang sering memanggilnya orang aneh,walaupun tidak secara langsung didepannya.Satu hal yang membuat ku greget padanya adalah dia tidak memanggilku dengan nama depanku Dinda atau Din,dia memanggilku dengan sebutan "IBU NEGARA" sebutan sekaligus julukan untuk orang sepertiku ini.
Sedangkan ka Dimas,dia orang yang sangat baik,ramah,peduli pokoknya banyak hal yang aku sukai dari dia.
Siapakah yang dapat menarik hati Dinda?
Adinda Putri adalah siswi SMA Nusantara yang memiliki paras yang tergolong biasa saja. Hidupnya tidak pernah tenang karena setiap hari ia selalu bertengkar dengan seorang lelaki.
Leonard Nicholas namanya. Siswa SMA Nusantara yang memiliki paras tampan. Semua orang hampir mengenalnya. Memiliki popularitas yang tinggi. Banyak gadis yang menyukainya. Ia selalu saja membuat Dinda kesal. Entah kenapa ia sangat senang jika bertengkar dengan gadis itu.
Namun, suatu ketika Leo meminta Dinda untuk menjadi pacar pura-puranya.
Saat mereka pura-pura menjadi sepasang kekasih disitulah benih-benih cinta mulai muncul.
Keinginan mereka yang ingin bersama, tidak semudah yang dibayangkan.
Berbagai masalah selalu menerpa mereka. Apalagi rasa gengsi yang tinggi, membuat mereka tidak berani untuk mengungkapkan perasaan mereka.
Lantas, apakah mereka akan benar-benar menjadi sepasang kekasih? Atau kembali menjadi musuh?