Perahu Kertas dari Ayah

Perahu Kertas dari Ayah

  • WpView
    LECTURAS 385
  • WpVote
    Votos 37
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, feb 11, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Kapan terakhir kali kau memeluk Ayah? Atau pernah kah sehari membuatnya menjadi seorang raja di istana megah yang bernama rumah? Pernah kah sekali saja tidak membuatnya marah? Tangan Ayah tidak akan selamanya menuntunmu, tidak selamanya memberi tangannya ketika kau jatuh, tidak selamanya menghapus air matamu. Sebab, ketika semesta menginginkannya untuk pulang, kau akan melihat ia tak bergerak barang sejenak untuk terakhir kalinya. Terbujur kaku dikelilingi orang-orang yang mendoakannya, dan kau tidak bisa berbuat apapun. Jadi, tidak kah kau menyesal ketika hari itu tiba?
Todos los derechos reservados
#823
aku
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Missed You
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • Gadis Kecil Ayah [SUDAH TERBIT]
  • Not My Home (On going) Hiatus
  • Full Of Scratches
  • Ketika Dunia Terbelah
  • A-SA..HARS-A(END)
  • Pelukan Terakhir
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)

"Sudah terlalu banyak waktu dan hari yang aku lewatkan tanpa kamu. Mungkin sekaranglah waktunya untukku menghabiskan sisa umur bersamamu." Ucapnya sedikit terbata dan menghela nafas. "Maukah kamu menikah denganku?" Pintanya dan saat itu juga aku terkaget. Gak nyangka sama sekali jika dia akan terus dengan gigih melamar ku. Antara kaget dan masih gak percaya, gadis kecil itu kini datang menghampiriku. "Ibu Bya mau gak jadi Ibu buat aku sama Fabi?" Dan aku langsung memeluknya. "Iya sayang, Ibu mau." Jawabku sambil memeluk dan menciumnya. Awal bertemu dengan mereka, aku sudah sayang sekali dengannya. Terlepas dari sosok Ayahnya yang pernah jadi bagian masa lalu ku. Aku gak mau kehilangan dia lagi untuk kedua kalinya dan gak mau kehilangan 2 malaikat kecil yang sedikit banyak sudah memberi pengaruh dalam hidupku.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido