Story cover for ArLev  by Asteriapoem
ArLev
  • WpView
    LETTURE 231
  • WpVote
    Voti 44
  • WpPart
    Parti 5
  • WpView
    LETTURE 231
  • WpVote
    Voti 44
  • WpPart
    Parti 5
In corso, pubblicata il gen 23, 2019
levin tak mendengar apa pun yang keluar dari bibir arsila. Ia tak habis pikir apa yang membuat gadis ini selalu menarik perhatiannya, meski dengan sifat nya yang sangat aneh. Mungkinkah arsila memang magnet sejati? Apa pun bentuknya, bahkan sekalipun kumparan menggulungnya seperti benang kusut, daya tariknya tetap tak bisa hilang.
   Levin Dhian seorang cowok yang di takdir kan bertemu dengan gadis ajaib yang selalu merusak mood nya,yang selalu bertengkar dengan nya yaa bisa dibilang setiap arsila bertemu dengan cowo itu seakan akan dunia jadi terpecah belah
   Ternyata takdir berkata bahwa mereka akan bersama,dan Levin selalu menyalah kan takdir,tetapi akan kah takdir itu berubah?
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere ArLev alla tua libreria e ricevere aggiornamenti
oppure
#769keren
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]  di AbiyaFatma14
43 parti Completa
Kisah hidup seorang Nabila Aneisha Queenza, gadis berusia 17 tahun yang mengidap sebuah penyakit mematikan sejak usia nya belia. Sejak kecil dia tidak pernah bisa berbaur dan bermain dengan teman teman seusianya, karena rasa sakit dari penyakit yang dideritanya membuat dia kehilangan semua momen bersama teman temannya sebab harus menghabiskan waktunya di rumah sakit. Namun siapa sangka gadis itu tanpa sadar malah mengungkap kisah hidup seorang Nabiel Alvarendra. Cowok pendiam dingin dengan sejuta misteri didalamnya, membuat perempuan manapun bisa terhanyut dalam wajah sosok tampan yang ternyata mematikan itu. ❄️R Nabiel Alvarendra : Lo nggak pernah tau rasanya jadi gue karena Lo nggak perna berada di posisi gue, yang harus dihantui oleh penyesalan di masa lalu setiap harinya. 🌼Nabila Anisha Queenza : Lo nggak pernah tau rasanya jadi gue, yang nggak pernah bisa ngerasain rasanya bisa main bareng temen temen karena lebih banyak hari yang gue habisin di rumah sakit dari pada di sekolah atau dirumah. Lo nggak tau rasanya setiap satu bulan sekali harus kritis di rumah sakit berjuang antara hidup dan mati tapi gak ada papa atau bunda, orang paling Lo sayang dan percaya yang nyemangatin Lo untuk itu. Lo nggak tau rasanya ditinggal sama kedua orang tua Lo disaat Lo bener bener butuh banget sama kehadiran mereka ada disisi Lo. "Bil please, jangan tinggalin gue. Lo kan udah janji nggak bakalan pergi dari gue !!" "Cinta itu nggak selamanya indah bil, meskipun sakit terkadang itu juga cinta. Meskipun buruk, terkadang itu juga cinta. Dan meskipun hancur, terkadang itu juga cinta." 🌼❄️🌼❄️🌼
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 8
Reyhan dan Arsya [Completed] cover
AMARE (COMPLETED) cover
Sister or More cover
Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]  cover
Deksa 's Diary  cover
Do'a dan Takdir [END] cover
Cegil level dewa cover
Love's Serendipity cover

Reyhan dan Arsya [Completed]

57 parti Completa

[Sequel Chatting With Reyhan] 🌞 Disarankan untuk membaca cerita Chatting With Reyhan terlebih dahulu🌞 Reyhan tidak suka dengan orang yang berbicara seperti burung beo, alias berisik. Reyhan lebih suka ketenangan, rumput hijau dengan langit biru sebagai peraduan, sangat menyenangkan. Tapi anehnya, dia memilih pacar dengan suara super berisik yang memekakan gendang telinganya. "Oh, iya. Arsya hampir lupa. Erm, Arsya pengen martabak, Reyhan tolong beliin yah. Di rumah sepi, mana Arsya laper, lagi. Tolong beliin Arsya martabak yah Reyhan." "Hanya itu?" "Iya, Reyhan. Nanti anterin ke rumah Arsya yah, martabaknya." "Iya." "Makasih, Reyhannya Arsya." "Iya." "Kok iya-iya mulu sih, jawabnya." protes Arsya. "Terus? Mau jawab apalagi?" "Nggak tau, terserah Reyhan lah." Arsya mencebik kesal. Pasalnya, kalimat yang ditunggu-tunggunya tak kunjung hadir di indera pendengarannya. "Kok Reyhan malah diem sih, jangan bikin Arsya kesel deh. Reyhan tuh yah--" Tut... Tut... Tut.. (Gambar cover diambil dari google)