Amanah

Amanah

  • WpView
    Membaca 385
  • WpVote
    Vote 32
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadLengkap Sab, Jun 27, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Zara mendapatkan amanah menjaga dan merawat putra sahabatnya, dan dia juga sangat menyayangi putra dari sahabatnya, namun harits suami dari sahabatnya itu tak menginginkan zara untuk melaksanakan amanah dari istrinya karena tanpa alasan yang jelas dia sangat membenci zara setelah istrinya meninggal, berbagai upaya yang dilakukan zara dan keluarga harits untuk meluluhkan hatinya. Hingga keluarga harits menjodohkan zara dengan harits, tapi zara sudah dilamar oleh khairil cinta pertamanya dan zara juga sangat mencintainya akan tetapi bagaimana dengan amanah dari sahabatnya itu?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#453
amanah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love In Profession[End]
  • Thank You Zahira (SUDAH TERBIT)
  • Nikah Dengan Duda? SIAPA TAKUT! (END)
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • 6 Brothers One Dream (Season 1)
  • Takdirku Adalah Bersamamu
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • Dr. Zahra (END)
  • My Childish Duda END ( Terbit )

-Cerita ringan dan enggak berbelit,semoga suka -Belum di Revisi Cut Syifa Azzahra adalah seorang mahasiswi kedokteran yang terpaksa harus berhenti mencapai impiannya dan menjadi guru di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk pikuk kota lalu bagaimana kah pertemuan nya dengan seorang Dokter Muhammad Alzam yang menjadi relawan saat desa yang ia tempati sedang mengalami bencana alam ___ "ya allah , saya tidak punya hak untuk memarahi dokter, saya hanya mengingatkan, saya juga pernah telat tapi tidak marah saat di tegur" zara berjongkok untuk mengikat tali sepatunya yang lepas, dengan mulut tidak hentinya mengoceh "Pokok nya kamu memarahi saya zara! hati saya benar benar sakit" seperti biasa dengan tampang sok sedih dan satu tangan mengelus dada "sekarang apa lagi yang mau kamu lakukan? oh, saya tau, sepertinya kamu mau saya mati dengan tidak memberi saya makan pagi dan siang" zara menghela nafas pelan, mengumpulkan ogsigen, mengumpulkan ogsigen sebanyak banyaknya, rasanya beban hidupnya akan bertambah sekarang. oh tidak melainkan sejak kemarin

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan