Memetik di Titik Terendah

Memetik di Titik Terendah

  • WpView
    Membaca 433
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung19m
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mei 8, 2022
Banyak orang merasakan hal yang sama tentang kehidupan, kebahagiaan, maupun naluri untuk bertahan hidup. Terutama bagi mereka yang terlahir dari keluarga yang berkecukupan bahkan sesekali harus memanfaatkan sesuatu yang ada untuk bisa bertahan hidup. Cara bertahan hidup manusia jaman dulu berbeda dengan jaman sekarang dalam dunia yang penuh dengan kompetitif. Bukan bermaksud tidak bersyukur terlahir dari keluarga yang bersahaja, akan tetapi cerita ini akan menjadi kebanggaan tersendiri dan tentunya menjadi kebanggaan keluarga. Oleh karena itu, penulis merasa pentingnya membagi cerita ini sebagai kebanggaan yang dijadikan sebagai oral tradition secara turun temurun. Tulisan ini dimulai ketika penulis telah menemukan jati dirinya yang telah lama dicari. Tidak seperti membalikkan telapak tangan dalam proses penemuan jati diri. Banyak hal dilewati mulai dari menghadapi rintangan, kegagalan yang bertubi-tubi, sampai pada akhirnya telah merasakan kesuksesan dengan harapan-harapan baru. Tanpa disadari ternyata semenjak duduk di Sekolah Dasar, penulis menjadi seorang business child. Mulai dari berjualan pisang goreng, keripik singkong, es lilin, dan beberapa jenis jajanan lainnya kepada teman-teman sekolah. Inikah cara orangtua mengajarkan anaknya tentang cara memanfaatkan peluang untuk mengais rejeki ? Pertanyaan ini baru muncul setelah menemukan jati diri dan rasa terima kasih yang tak terhingga dari lubuk hati yang paling dalam untuk orangtua tercinta. Kali ini penulis mencoba menyimpan pengalaman-pengalaman unik yang bisa menjadi inspirasi sebagai rasa syukur. Minimnya pemahaman tentang bisnis lantaran bukan orang yang lulusan ekonomi, tidak menyurutkan keinginan untuk tetap bergelut di bidang bisnis. Keyakinan menjadi seorang pembisnis mulai tumbuh dan berkembang setelah membaca beberapa referensi yang kemudian diaplikasikan dengan sederhana. Maka tidak menutup kemungkinan seorang yang bukan lulusan manajemen ekonomi pun juga mampu menjadi seorang pembisnis.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#56
kisahhidup
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • 𝐐𝐮𝐞𝐞𝐧 𝐎𝐟 𝐀 𝐁𝐞𝐚𝐬𝐭
  • Abadi Mohabbat ✓
  • Dark Judgment
  • The Lady Way [OHSHC] [Kyoya]
  • 𝐈𝐒𝐇𝐐 𝐈𝐒 𝐑𝐈𝐒𝐊
  • BOUNDED BY CHAOS ||JUNHAO
  • Vishwaas

Setting- Ancient India 1607 Amrita Bansal a commoner girl in Suryanagar.Her mother worked at the palace as a maid. Her father was a soilder in king's army. Amrita on outside was a simple yet beautiful girl and as her name's meaning, she is sweet as nectar. Always friendly with everyone even when someone insults her for something. She was completely like an angel but as it is said the pure souls always attarcts a devilish soul. One day her mother left her payals (anklets) in home so she went to the palace to give her mother the payals(anklets) and that's when she caught the eyes the heart of a devil. And her life started to change. "I want to do nothing with him or for him, but it seems like he does not have the same intentions" "Hai Prabhu Meri Raksha karna iss Daanav se!" (God please save me from this devil!) Shivaay Rudrashk the KING of Suryanagar. He is a very cruel, ruthless, merciless and devil like for everyone as he was taught to be a king from when he was a small child. He closed off heart many years ago and loved to use voilence on the prisoners. He thought no one can gain his attention as every women were scared to talk to him but the day he saw that goddess he knew that not only did she gained his attention but also his heart. He wanted to make her his QUEEN but perhaps she did not but who was gonna stop him to make her his not even her herself is capable of doing such a thing because he is the beast and she was the QUEEN OF THE BEAST. "The day I saw her beautiful smile I knew that she is mine" "Tum meri thi, tum meri ho or tum meri hi rahogi. Kyunki iss poori duniya me iss daanav ko shaant rakhne ke liye tumhare alaawa koi na tha, na hai or na hi rahega!" "You were mine, you are mine and you will always be mine. Because in this whole world there is no one but you who can calm down this devil, neither there was anyone nor there will be anyone!" I hope you enjoy the story

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan