Kelvin and Leona

Kelvin and Leona

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 24, 2019
•kantin "Sya gue punya pacar baru loh" "Anak mana?" "Anak sekolah sebelah" "Nama dia siapa? siapa tau gua kenal"kepo tasya kepada sahabatnya yang satu ini. "Nama dia....."Tasya menunggu jawaban sahabatnya. "Nama dia....." "Nama dia...." "Akhhh kelamaan lo.Cepatan sebutin namanya kelvina" "Nama dia...leona..."belum selesai Kelvina mengakhiri ucapannya Tasya langsung memotong. "What lo lesbi?" (Plak) "Njirr Kok lo nabokkin gue sih?"tanya Tasya sambil meringis kesakitan. "Ya lo sih, gue belom selesai ngomong juga.Lo udah main potong-potong aja ucapan gue.Inget ya,pacar gue itu namanya leonardo pahlevi.Dia itu cowok tulen bukan jadi-jadian dan gue masih suka ama yang batangan inget itu." ............ --------- "Woy Roy" "Napa?" "Roy gue udah jadian" "Trus?" "Dia anak sebelah namanya kelvin" "Njirrr sepertinya lo kudu diruqyah dulu deh"ucap Roy dengan memandang temannya dengan jijik. "Napa mata lo liatin gue kayak gitu?minta dicolok mata lo?" ............
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • IGNITES (END)
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Keano
  • Volume Cinta
  • The Special Class
  • STORY
  • My Friend and My Bestfriend
  • No Longer Mate
  • G.H.E.A ✔[END]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines