BAD GIRL vs PAKETU

BAD GIRL vs PAKETU

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 10, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Ini adalah kisah seorang Bad Girl dengan Paketu. Yang belum paham Paketu siapa, yaitu Pa ketua kelas. Dah tau kan? Mereka bernama Jeslyn Maulida dan Yoga Lamanar "Berada di kelas ini memang membosankan. Apalagi harus melihat orang dibully setiap hari" Kata Jeslyn. Dia merasa sudah muak sekali ingin segera meninggalkan kelas itu bersama semua kenangannya. "Berada di kelas ini sangat mengasyikkan. Indahnya kebersamaan membully orang" Ucap Yoga yang merasa senang dan nyaman berada di kelasnya. Ku harap waktu ini akan berjalan lambat. Adakah orang ketiga? *** Follow! @niaprasetiya02 (ig) @niaprasetiya [wattpad] Vote and Coment untuk penyemangat Author. jika ada typo diingetin. OKE. HEPPY READING
All Rights Reserved
#22
şans
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • MOST WANTED & KETOS CANTIK
  • Transmigrasi Vella [END]
  • Transmigrasi Aline
  • You're My Flashlight [One Direction Fanfiction]
  • WAKE UP, LOVE (TAMAT)
  • AILAH(END)✅

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines