Bijak Rakus

Bijak Rakus

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 24, 2019
" Umma malam ini Luna mau di dongengin sesuatu. Yang berbeda dari biasanya. Tapi sebelum Luna tidur umma tidak boleh berhenti bercerita ya", ujar gadis mungil. "Iya Luna sayang."
All Rights Reserved
#1
challengeksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Origami Alfiolita (End)
  • BINTANG&BULAN
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • Transmigrasi: Love Punch
  • Tua Tengil
  • Jodohku Gus Tampan
  • Kisah yang Tertunda
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • I Kiss A Girl, I Like It
  • BAKPAO TELO

*** CERITA PERTAMA berlanjut ada di 《Sianin》 Di suatu hari yang cerah sedikit berawan... "Luna pacaran, yuk...?" "Apa Kak??" "Budeg kali ya nih Anak!" "LUNA PACARAAAAANN YUUUUUUUUKK...!!" "Astaga Kakak, nggak usah teriak gitu, Luna nggak tuli." "Ya abisnya lu pake nanya kaya orang nggak denger. Eh jadi gimana Luna, mau ya?" "Mau apa Kak?" "Mau mandi..." "Nggak ah Kak, Luna tadi udah mandi kok." "Ya Tuhan, pegel gue ngomong sama lu bocah ingusan, ih sumpah pengen gue lempar lu ke sumur." "Enak aja ngatain Luna bocah ingusan, Luna udah gede ya, umur Luna aja bentar lagi 17 tahun, lagian Luna nggak ingusan, kenapa sih Kakak hobi banget bully Luna?" "Ya Tuhan Lunaaaa nih gue ulang (narik nafas). Luna mau nggak jadi pacar Origami?" Cerita dari kisah nyata Author sendiri 95% real sisanya bumbu penyedap rasa. Yang nggak suka belok atau homophobia skip aja, lagian ceritanya juga nggak penting banget. Dan tolong ya ini tulisan pertama jadi ngga ada yang boleh ngebully. Author sudah kenyang di bully tiap hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines