Zarsel
  • WpView
    Reads 379
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 20, 2019
Viona yang tadinya tertawa-tawa, kini diam seribu bahasa sambil memegangi pipinya yang kena tamparam Zarsel. "Itu buat loe yang tadi namparin gue pake buku" ucap Zarsel. Viona hendak memukul Zarsel. Namun, tanganya kembali di cekal dengan kasar oleh Zarsel dan dihempaskanya. "Mau apa loe? Mau balik pukul gue?Hello mikir donk loe! Tadi loe pikir gue gak dengerin ucapan loe yang ngatain gue congean kan? Bukanya loe yah yang lebih congean dari gue? Kalo loe gak di respon yaudah terima aja jangan maksa orang buat bales omongan loe, eittss tadi juga loe nuduh-nuduh gue ngambil pulpen loe kan? Emang loe punya buktinya hah? Nggak kan? Jadi siapa yang lebih goblok main nuduh-nuduh orang tanpa bukti?" "Za-?"..."Diem! Gue lagi ngomong sama dia, bukan sama loe" ucap Zarsel memotong ucapan Fines, yang hendak menyudahi pertengkaran nya. "Tapi gue yakin kalo loe yang nyuri pulpen gue" teriak Viona. "Dapat keyakinan dari mana loe nuduh gue se'enak lutut loe yang dengkul?" tanya Zarsel. "Y-ya gue yakin aja, secara kan loe miskin bukan?" tebak Viona. Dan teman-teman yang menyaksikan juga ikut menertawakan. Zarsel hanya tersenyum smirk😏 "Gak kebalik?" tanya Zarsel. Kelas menjadi hening kembali menyudahi tawanya. Viona mengerenyitkan dahinya bingung dan tak mengerti apa maksud dari ucapan Zarsel. "Ya nggak donk, Viona itu orang kaya, punya mobil, terus banyak duitnya...iya kan Vi??" ucap Tasya, sahabat Viona. "I-iyaa" jawab Viona. Wajahnya menjadi tegang dan pucat. Viona takut kalau ternyata Zarsel mengetahui yang sebenarnya. Melihat perubahan mimik mukanya Viona, Zarsel tersenyum. "Terus kalo dia orang kaya, kenapa pulpen yang harganya nggak seberapa aja sampe di cariin? Bukanya beli lagi?" tanya Zarsel. Teman-teman Viona terdiam memikirkan perkataan Zarsel yang ternyata juga ada benarnya. Viona pun kaku untuk berbicara tapi, ia mencoba menjawab agar tidak terlihat lemah dan kalah di hadapan mereka.
All Rights Reserved
#109
tegang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKSARA ( ON GOING )
  • Bad Girl vs Alim Boy ✅ [TERBIT]
  • Miss Pretty (Fatty)? (SlowUpdate)
  • Viona Allexa Miller
  • Vyona ✓
  • Albel
  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Tingkat Tiga
  • FARZAA
  • Marsella (1)

{ follow dulu sebelum membacaca } Marcelia Titania gadis pembuat onar dengan segala tingkah ajaibnya. Berbanding terbalik sekali dengan sikap kekasihnya yaitu Rafael aksara dirgantara cowok ijo neon dengan segala pesonanya, Aksa juga memiliki sifat frenly °°°°° "Lia bisa ga Lo ga usah buat onar terus !!!"Geram Aksa ."Lo ga bisa kaya gini terus kaya bocah tau ga !!" "Emang kenapa? lagian ini itu hidup gue jadi terserah gue dong mau ngapain aja apa urusannya sama Lo sih." Ujar lia tak kalah nyolot."Sa baru kali ini Lo ngebentak gue karena cewe lain lagi?!!" "Gue ga bermaksud buat Ngentak Lo cuman kelakuan Lo yang buat gue malu ya bisa ga usah kaya gini,." Nada bicara Aksa mulai merendah. "Ohhh gitu jadi Lo malu punya gue ,"Lia terkekeh sinis." Kalo Lo malu mending putusin gue aja terus Lo pacaran yu sama si jamet. ucap Lia dengan menekankan kata kata dan akhir kalimatnya.. Aksa yang mendengarnya menggeleng gelengkan kepalanya tanda tak percaya dengan ucapan yang barusan keluar dari mulut kekasihnya." Jangan pernah Lo ngomongin tentang putus putus karna itu ga akan pernah terjadi inget itu ,gue kecewa sama Lo ya."Ucap Aksa dengan menekankan kata kata di setiap kalimat yang keluar dari mulutnya. lalu Aksa pergi meninggalkan Lia sendirian

More details
WpActionLinkContent Guidelines