SAY NO!

SAY NO!

  • WpView
    Reads 7,857
  • WpVote
    Votes 1,151
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 15, 2021
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Pelajar dikekang. Pilihan mereka hanyalah belajar atau menjadi sampah masyarakat. Juara kelas dan mendapat nilai tertinggi menjadi ambisi yang tidak benar-benar mereka inginkan, melainkan hanya paksaan--representasi dari apa yang orang-orang inginkan. Perlahan, semua paksaan itu membuat mereka kehilangan semangat hidup. Hingga, tingkat kematian karena bunuh diri semakin banyak di tahun itu. Namun, semua berubah dalam sehari. Di hari yang tidak pernah dicurigai akan menjadi awal pemberontakan, sebuah kelompok muncul dan menggemparkan semua orang. Freedom, seperti nama kelompok tersebut, dibentuk dengan tujuan mengambil kembali kebebasan pelajar yang diabaikan. Meski itu berarti, harus melawan satu negara. [15+] Untuk tindakan kriminal dan pembahasan berat tentang pendidikan. [Cover: Aoi Ogata (twitter)]
All Rights Reserved
#477
scifi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Electric Kiss [아파도 돼]
  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • Trouble Maker {BL}
  • Ma Way, Ma Life, Ma Story
  • 7 Hilarious Disasters
  • [✓] SCHOOL SUCKS!! [NCT 00L]
  • Mystro {On Going}
  • Sang Dewata (REVISI)

Anna tidak tahu kalau sekolah berasrama bisa menjadi tempat yang mirip seperti tempat tahanan. Kalau bukan, jelaskan kenapa Anna merasa melihat banyak orang jahat? Terutama cowok itu, cowok yang paling jahat; Sehan. *** Kesan pertama Anna Rin tentang sekolah pilihan ayahnya adalah 'penjara'. Bagaimana Anna tidak berpikir seperti itu saat melihat sekeliling bangunan sekolah yang dibangun benteng tinggi seolah-olah sekolah ini adalah penjara elite berkedok sistem pendidikan. Seakan itu belum cukup seram, Anna bertemu dengan seseorang yang sebentar lagi akan mengubah hidupnya, mengacaukan emosi dan pikirannya; seseorang yang tentu saja Anna pikir dia jahat sejak pertama kali bertemu dengannya; seseorang itu bernama Sehan. Mengenal Sehan membuat Anna melakukan hal-hal yang enggan dia lakukan, tapi akhirnya Anna lakukan juga yang tanpa sadar telah menarik perhatian Sehan, seperti pergi ke pesta yang diam-diam diadakan di luar sekolah saat pihak sekolah melarang murid untuk keluar dari lingkungan sekolah, bergabung dengan para pemberontak yang berencana mengacaukan sekolah, dan menguras emosi dengan membenci Sehan. Anna pikir hidupnya akan berubah di masa SMA-nya, tapi justru Anna terlibat banyak kekacauan hanya karena bertemu dengan satu orang itu. Desain cover oleh instagram: @Jungnaraa_

More details
WpActionLinkContent Guidelines