Dalam Luka Trisakti

Dalam Luka Trisakti

  • WpView
    Reads 713
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 26, 2019
Cerita ini diangkat dari kisah nyata yang dikarang kembali untuk menjadi sebuah cerita yang penuh dengan rasa. Bisa dibilang berisi 40% kisah nyata dan 60% karangan. Jadi ini tuhh tugas sekolah yang aku upload karena aku merasa sayang aja kalo cuma dibaca sama guruku dan aku terenyuh sama kisah nyata Elang Mulia Lesmana yang tewas tertembak sebelum ngasih parfum buat temen cewenya. Dan ini list kisah nyatanya: - Elang bener2 punya temen namanya Frankie - Semua kejadian tgl 11 mei di cerita ini bener2 kisah nyata - Elang tertembak di dada sampai menembus jantung, tas gendong dan botol parfum yang ada di tas - Frankie bener2 nyium kening Elang pas Elang udah meninggal Selamat Membaca!!☔
All Rights Reserved
#293
fiksisejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Only You [Slow Update]
  • Ice Love [COMPLETE]✔
  • -LANDA-
  • ELANG
  • DEPRESSION
  • Inside Me [END]
  • Allena
  • ELANG & ELENA

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines