Story Rachel

Story Rachel

  • WpView
    Reads 2,924
  • WpVote
    Votes 198
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 29, 2019
Bodohnya dia ketika dia kembali lagi dengan masa lalunya,dan dia tidak menyadari bahwa sosok yang ada di masa depan nya,telah ia hancurkan dan lukai sedalam-dalamnya. ----------------------------------------------------- "Ketika cinta yang kamu pertahankan sampai saat ini dengan kebahagiaan, ternyata ada sosok wanita licik yang menghancurkan,haruskah aku bertahan?ataukah aku pasrah dan pergi meninggalkan?" -Rachel P.S "Aku yang bodoh,atau memang aku yang tidak pantas untuk mu?kamu terlalu sempurna untuk aku seseorang yang brengsek untuk mu,jika bahagia mu tanpa aku!maka berbahagialah,karna bahagia mu adalah tujuan utama ku mencintaimu." -Farel A.P
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • Hopeless
  • This is my destiny
  • Step Backward
  • Love in Difference
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Queen Of BAD GIRL ✔(Completed)
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • ELSA [ON GOING]

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines