Titik Sesal

Titik Sesal

  • WpView
    Reads 416
  • WpVote
    Votes 101
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 2, 2019
Percekcokan yang terjadi pada farrel dan firra. Pertengkaran, Perselisihan, hingga berakhir pada perasaan yang sangat memabukan, Namun tidak pada firra. Firra, tetap firra. Manusia dingin, dan cueknya di atas tingkat rata rata. Detik demi detik mengantarkan perasaan yang tumbuh di hati farrel yang terus berkembang hingga ia memilih berjuang menyebrangi lautan es dan pulau batu yang tajam. Hingga berakhir penyesalan yang firra rasakan saat farel menghilang. Secuil sesal yang akan mengantarkan firra, pada dia yang selalu ia tampik dan selalu ia abaikan. Namun, Akankah firra menemukan dia yang telah pergi menghilang? Ataukah menyerah dan meratapi penyesalan? AYO BACA CERITANYA SEKARANG
All Rights Reserved
#17
tennlit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Untukmu Imamku
  • Stay (Away)
  • BAPER [COMPLETED]
  • ZAHTHAR [END]
  • Psikopat Digital? [End]
  • Ada Apa Dengan Waktu ?
  • FALLING IN LOVE
  • Girl in The Rain "SWEET ARA"
  • I Love Gus Cuek! [End]

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines