Karena Allah

Karena Allah

  • WpView
    Reads 457
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 20, 2020
Hanya puisi random yang menggambarkan cinta dan sayangnya terhadap Allah dan hanya Karena Allah:)))) semoga kita semua tetap berusaha dn belajar untuk menjadi baik yaaa. Panjang umur untuk hal-hal baik🤗🤗 . . Puisi ini sangat random ya teman-teman jadi tidak ada hubungan antara part satu dan part lainnya. Tapi, nantinya akan ada beberapa part yang ditulis untuk saling terikat juga kok hehehe. Tenanggg, semuanya masih sama, sama-sama "Karena Allah" 😇😇 Happy readers semuanya!! 🌺🌺 . . . . Jangan lupa vote dn komentar🌠🌠
All Rights Reserved
#751
harapan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Afwan Yaa Alfathunnisa [End]
  • Your Presence [End]
  • Imam dari Sepertiga Malam
  • Ku Sampaikan Cinta Ini Dalam Do'a
  • Segala Tentangmu ❝
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Ruang Rasa
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]

📢 [Rampung, Tamat, End] 📝 Belum Revisi ➡️ Cerita Pertama Blurb: Arul Haidar Al-Qousy. Pria frustasi yang membunuh dirinya sendiri secara perlahan dengan terus-terusan merokok dan meminum minuman bersoda. Sang Kakek yang tak tahan melihat kegilaan cucunya lantas mengirim Arul ke pondok pesantren. Di sana, Arul tanpa sengaja bertemu dengan Almeera Hasna Alfathunnisa. Seorang santri putri yang mengajarinya tentang dua prinsip Jawa dalam mensyukuri hidup, 'memayu hayuning bawana' dan 'urip kuwi urup.' 'Witing tresna jalaran saka kulina.' Mereka yang memiliki hobi yang sama, membuat mereka sering berjumpa. Lalu kebiasaan itu menumbuhkan gejolak cinta di antara keduanya. Namun sayang, ketika benih cinta di antara keduanya telah mengakar kuat dalam inti jiwa, Sang Maha Cinta lantas menguji. Ketika Sang Kiai pondok pesantren sakit, Arul mengetahui fakta bahwa Nisa ternyata adalah seorang kaum ningrat pesantren, Nisa adalah putri tunggal kianya. Sang Kiai yang takut akan masa depan pondok pesantren pun, lantas menjodohkan Nisa dengan salah satu Gus ningrat pesantren pula. Lalu, bagaimanakah sikap Arul dalam menghadapi fakta itu? Apakah ia akan mundur perlahan karena merasa tak pantas? Ataukah ia akan tetap memperjuangkan cintanya? Sekalipun, ia masih jauh dari kata Imam Masa Depan. In syaa Allah dilengkapi dengan: 📎Puisi 📎Wawasan keislaman 📎Serba-serbi Bahasa Jawa Mugi bombong ing penggalih panjenengan 😇 History Rank : #1 in cinta (19/06/2021) #2 in remaja (19/06/2021) #2 in pesantren (19/06/2021) #4 in islami (19/06/2021) #5 in poetry (21/06/2021) #6 in quotes (20/06/2021) Komentar mereka tentang Afwan Yaa Alfathunnisa ada di dalam chapter 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines