Quera
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 6, 2019
Jalan hidup itu tak semulus jalan tol atau air terjun yang mengalir deras. Pasti ada lika - liku, dan terkadang macet ditengah jalan. Begitupun dengan hidup. Pasti ada konflik, kebahagiaan dan kesedihan. Entah itu akan sad ending atau happy ending. Nikmati dan jalani saja skenario-nya. *** "kamu harus kuat sayang" "ya, aku harus kuat" Kenzie menggenggam tangan Rara yang dingin. "aku selalu disampingmu. Ingat itu" "ya, aku ingat" _____ Quera.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kafka
  • Dear ABANG
  • Luka Yang Tak kunjung Membaik
  • Gabby
  • Semesta untuk sean
  • transmigrasi: Altharka (END)
  • Rasa Yang Hilang
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • The Family
Kafka

"Ini adalah Kafka. Dia adalah anak angkatku. Meskipun dia tak bisa berbicara sepenuhnya, dia masih bisa mengucapkan huruf vokal. Dan terkadang dia sedikit ceroboh karena penglihatannya yang terbatas. Saya harap kalian bisa akrab dan menerimanya" Wanita itu memperkenalkan anak laki-laki disampingnya kepada para lelaki yang berbeda usia di depannya. Anak yang bernama Kafka itu sedikit takut dengan keluarga barunya. Ia tak bisa melupakan cerita yang selalu terngiang-ngiang dikepalanya bahwa ia akan mati ditangan si bungsu Limberg. Jadi sebisa mungkin ia akan bertindak baik dan tidak terlalu berinteraksi dengan si bungsu. Apakah Kafka mampu menanganinya? Cr pict : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines