CHANGE

CHANGE

  • WpView
    LECTURES 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., janv. 20, 2022
Giuliu Jasmine Zakia, si gadis periang dengan segala tingkahnya. Memiliki otak yang tidak terbilang kecil dan selalu terlihat ramah dimata orang lain. Dibalik itu semua, ia memiliki ketidak percayaan pada diri sendiri dan tembok besar di hatinya. Menyedihkan, memilukan dan menyimpan semua itu sendirian. Terikat dengan semua ketidak adilan yang menyebabkan ia mengalami hal ini. Namun semua itu berubah sejak tahun pertama ia berada di Sekolah Menengah Atas, mengenal Harun sang kakak kelasnya itu sedikit demi sedikit merubah hidupnya yang kian sunyi tersebut. Sehingga, hampir setiap harinya ia mencari tahu diam-diam apa yang dilakukan dan disukai oleh Harun. Zakia yang tidak percaya diri dan Harun yang tidak mengenal dirinya, suatu kebetulan yang tidak disengaja bukan?
Tous Droits Réservés
#322
secretadmirer
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • My Lecturer Is My Roommate
  • PEMALAS BERKUALITAS
  • FARHANASYA [ Proses Revisi ]
  • Imaginary Boyfriend
  • Cinta Dalam Diam
  • Rasa dan Harapan
  • Secret Admirer [END]
  • With You (Completed)
  • Jesika Anjasmara

Tidak ada pilihan lain bagi Kiara Zefanya selain harus menjalani hidup satu atap dengan seorang laki-laki yang tegas, berwibawa, gila kebersihan dan takut dengan segala sesuatu hal berbau horor. Dia adalah Arfan, yang tak lain adalah dosen baru di kampusnya. Arfan juga tidak pernah berpikir untuk berbagi rumah dengan seorang gadis asing seperti Kiara. Tapi takdir seolah menginginkan keduanya untuk bertemu. "Jangan sentuh barang-barang di rumah ini atau kamu keluar dari sini sekarang juga!" "Temen saya setan semua loh pak, Bapak mau saya undang mereka semua ke sini?" "Saya nggak takut, Saya lebih takut lihat kamu berkeliaran di sini!" "Bapak serius? saya undang mereka nih." "PERGI DARI RUMAH SAYA SEKARANG!" "Nggak mau!" "Maunya apa kamu, hah?" "Jadi ibu dari anak-anak bapak."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu