Sirius Altair

Sirius Altair

  • WpView
    Reads 83,016
  • WpVote
    Votes 5,447
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 17, 2020
Es itu sudah mulai mencair, tak lagi dingin dan keras. Perlahan, Titania Shaula mampu mengubah seorang Sirius Altair menjadi seperti yang dikenal oleh orang-orang terdekatnya dulu. Dengan segala sikap kekanakan dan keras kepalanya, Tania membawa Altair keluar dari bayangan masa lalu bersama orang terkasihnya. Hubungan mereka berjalan baik. Hingga Aluna datang, kembali membayangi Altair dengan senyum dan tingkah manisnya. Semua diuji ketika gadis itu hadir dalam hidup Altair lagi. Kedatangannya membuat Altair dan Tania menjadi berjarak. Hingga pada satu masa, di mana Tuhan memutuskan untuk mempermudah kisah mereka lewat satu kabar duka, mampukah mereka untuk tabah?
All Rights Reserved
#21
seleksigloriouspublisher
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inersia
  • Hijrah Cinta
  • RESYA [COMPLETE]✔
  • Apakah Mencintai Itu Salah? [Completed]
  • POSESIF NATHAN [TAMAT✅]
  • ARGA [Completed]
  • My Devil Boy
  • ANGKASA [END]
  • RAIN [COMPLETED] Proses Revisi
  • ARGATHA [ SELESAI]
  • ATHALARIQ
  • It's Me
  • Alphabet
  • Ice prince vs bad girls ( Sudah Terbit)
  • UNTHINKABLE
  • Semenjana (END) / Sudah pindah ke aplikasi DREAME/INNOVEL)
  • Astronomi
  • AKSA
  • DEAR SYIFA [TELAH TERBIT]
Inersia

Awalnya tidak ada yang salah dengan Risyafa Airen. Seorang murid perempuan tingkat akhir di sekolah menengah atas. Eh, ada yang aneh satu hal. Perempuan ini hobi membolos. Sekolah udah seperti punya Ayahnya aja! Satu kejadian di kelas membuat Revanza mau tidak mau berhubungan dengan Risya, karena Revan menyenggol teman seperjuangannya Risya. Berawal dari kejadian itu, tanpa disadari "tidak ada yang salah" dengan Risya ternyata hanya luarnya saja. Revan tidak tau bagaimana Risya menghadapi semuanya. Menghadapi rentetan kejadian yang meremukkan hati, mematahkan harapan dan menghancurkan hidup seolah tidak berujung. "Karena pada dasarnya manusia cuma pengen dihargai dan didengarkan. Itu semua udah cukup untuk menenangkan diri, kalau abis ini: semuanya bakal baik-baik aja. Emang sih cuma kata-kata dan kedengeran bullshit. Tapi, kata-kata ini yang bikin orang jadi semangat untuk lanjutin hidup, bahkan ketika dunia menyuruhnya untuk menyerah."

More details
WpActionLinkContent Guidelines