Story cover for Pencere by akudello
Pencere
  • WpView
    Reads 572
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 572
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Jan 26, 2019
Sekumpulan remaja yang menghabiskan waktunya untuk menjelajahi asrama " Golden Crush " 

Only a trivial matter that makes you fall into the abyss of darkness. 

" Ikuti aturan mainnya, keluar = mati, semakin melanggar semakin tak kumaafkan"

Orang itu berdecih dan mengeluarkan smirknya. 
    
__________

✨Can you read it at night?
All Rights Reserved
Sign up to add Pencere to your library and receive updates
or
#54yechan
Content Guidelines
You may also like
Black Out III by Alya_M24
17 parts Complete
"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.
NOJAM & JAEMIN by A__Lovegod
27 parts Complete Mature
【COMPLETE】【BAHASA INDONESIA】 ❝ɪ ʟᴏᴠᴇ ʏᴏᴜ ᴛᴏᴏ, ɴᴏᴊᴀᴍ!❞ 🗂 ᴀᴘᴀ ᴊᴀᴅɪɴʏᴀ ᴊɪᴋᴀ sᴇᴏʀᴀɴɢ ᴍᴜʀɪᴅ ʙᴇʀᴀɴᴅᴀʟᴀɴ ᴊᴀᴛᴜʜ ᴄɪɴᴛᴀ ᴘᴀᴅᴀ ᴛᴇᴍᴀɴ sᴇᴋᴀᴍᴀʀɴʏᴀ? ɪɴɪ ʜᴀɴʏᴀ sᴇʙᴜᴀʜ ʀᴏᴍᴀɴsᴀ ʏᴀɴɢ sɪᴍᴘᴇʟ ᴅᴀɴ ᴍᴀɴɪs ᴛᴀɴᴘᴀ ʙᴀʜᴀɴ ᴘᴇɴɢᴀᴡᴇᴛ. ╔═════▣ ⚠️️ ▣═════╗ 🇨​🇦​🇺​🇹​🇮​🇴​🇳​🇸 ╚═════▣ ⚠️️ ▣═════╝ ⚠️ ᴛʜɪs ɪs ɴᴏᴛ ʏᴏᴜʀ ᴏʀᴅɪɴᴀʀʏ ʟᴏᴠᴇ sᴛᴏʀʏ. 🔞 ɴᴏ ᴋɪᴅs ᴜɴᴅᴇʀ 18 ᴏʀ ᴡɪᴛʜᴏᴜᴛ ᴘᴀʀᴇɴᴛs' ᴀᴅᴠɪsɪᴏɴ. 👬 ʙᴏʏ x ʙᴏʏ sᴛᴏʀʏ. ⚠️ ᴄʜᴇᴇsʏ ᴘᴜɴᴄʜɪɴɢ ʟɪɴᴇs, ᴀɴᴛɪᴄʟɪᴍᴀx ᴇɴᴅɪɴɢ ᴏɴ ᴇᴀᴄʜ ᴄʜᴀᴘᴛᴇʀ, ᴛᴏᴇs ᴄᴜʀʟɪɴɢ sᴄᴇɴᴇs. ⚠️ ᴛʜɪs ɪs ᴀ 🇷‌🇪‌🇮‌🇲‌🇦‌🇬‌🇮‌🇳‌🇪‌, ᴏɴʟʏ ᴀ ʟɪʟ ʙɪᴛ ᴄʜᴀɴɢᴇᴅ ғᴏʀ ᴛʜᴇ ᴄᴀsᴛs ᴀɴᴅ ᴘʟᴏᴛ. ɪ ᴅᴏ ɴᴏᴛ ᴏᴡɴ ᴛʜᴇ ᴏʀɪɢɪɴᴀʟ sᴛᴏʀʏ ᴀʟʟ ʙᴇʟᴏɴɢs ᴛᴏ : © ғᴜᴊɪᴛᴀɴɪ ʏᴏᴜᴋᴏ; るったとこだま || ʀᴜᴜᴛᴀ ᴛᴏ ᴋᴏᴅᴀᴍᴀ (2009) 🍀 ʙᴇ ᴀ sᴍᴀʀᴛ ᴀɴᴅ ᴡɪsᴇ ʀᴇᴀᴅᴇʀ, ᴅᴏɴ'ᴛ ʙᴇ ᴀɴ ᴀɴɴᴏʏɪɴɢ ᴀɴᴅ/ᴏʀ ᴅᴇʟᴜsɪᴏɴᴀʟ ʙʀᴀᴛ. ╔═════ °• ❤ •° ═════╗ ɪɴ ᴛʜᴇ ᴡᴏʀʟᴅ ғᴜʟʟ ᴏғ ʜᴀᴛᴇ ʙᴇ ʟᴏᴠᴇ ╚═════ °• ❤ •° ═════╝ 🗂 .- .-..
You may also like
Slide 1 of 9
Black Out III cover
NOJAM & JAEMIN cover
TRIPLE J |JenoJaeminJisung| cover
Sasaeng || Haechan cover
Bumblebee {Nohyuck} Going To Season 2  cover
My Boyfriend Is Trouble Maker ❌ Mark Lee cover
ASAUTRITU cover
Why, I Love You [ NOHYUCK ] END cover
Babysitting Boss's Son • NoHyuck • cover

Black Out III

17 parts Complete

"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.