Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
vitiligo

vitiligo

  • WpView
    LECTURES 584
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Chapitres 13
WpMetadataReadTerminé ven., févr. 22, 2019
WpInfo
Histoires vraies
Mots-clésbodyshaming
Manusia seolah lebih tahu dari Tuhan, Yang terlihat menawan di anggap sempurna hingga selalu benar. Dan yang tidak sesuai standar akan ditunjuk untuk di salahkan. Disini akan di perlihatkan bagaimana kejahatan berjalan. kasus pembunuhan terjadi di depan mata. Walau fisiknya tidak sempurna, Alena tetap berani membela keadilan. Membawa cahaya bagi yang di abaikan. Disini hanya perlu percaya, bahwa yang menawan tidak selamanya menyelamatkan Percayalah bahwa hukum berjalan dengan benar
Tous Droits Réservés
#65
bodyshaming
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Doctor Lil-Daddy [END]
  • 🇮🇩ꦿwolf In Sheep's Clothing?࿐ [Countryhuman]
  • Warisan Hati
  • Menanti Hangatnya Hati
  • THE PASSWORD ASSASSIN
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]
  •  ꧁❦Sang Keturunan DEWA PENCIPTA❦꧂
  • 𝐒𝐡𝐨𝐫𝐭 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 𝐏𝐬𝐲𝐜𝐡𝐨𝐥𝐨𝐠𝐲
  • 🄸🄽🄳🄾 🅈🄾🅄'🅁🄴 🄼🄸🄽🄴 {Tamat}
  • Thirteen Grooms And The 'Secret' Bride [CH]

Kebencian, trauma, dan kesedihan yang mendalam itulah yang memicu dan menjadikan dirinya seperti seorang monster. Tak taukah kau, mulutmu itu begitu tajam ketika kau memakinya dengan seenak hatimu hingga membuatnya semakin hancur? Dia kesakitan, sedih, marah, kecewa, depresi dan trauma lantaran penyiksaan demi penyiksaan yang menyakitkan, penghianatan cinta yang tragis, hinaan cercaan makian yang menyayat hati, bahkan pemerkosaan begitu mengerikan yang telah merengut secercah harapanya untuk hidup bahagia. Tidakkah kau dengarkan tangisan pilunya? Tidakkah kau dengarkan teriakanya yang menyayat hati itu? Atau kau pura pura tuli karena keegoisanmu? Bagaimana bisa kau tertawa dan mencerca, dan menghakiminya selayaknya manusia hina tanpa sudi mengenal dan mengetahui apa yang terjadi padanya. Kau pikir kau siapa? "Dia monster kamar 23, dan dia pembunuh"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu