Trust Me (Leave And Return) TAMAT

Trust Me (Leave And Return) TAMAT

  • WpView
    Leituras 490
  • WpVote
    Votos 135
  • WpPart
    Capítulos 24
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, ago 2, 2020
"Tanpa kepercayaan cinta hanya omong kosong" ••Without trust, honesty and communication, love is just another four letter word like shit•• ❤ Aku akan bertahan jika kau memintaku untuk bertahan, aku akan menunggu jika kau memintaku untuk menunggu, tapi jika kau pergi seperti ini tanpa ada kejelasan dan meninggalkan cinta yang aku miliki, apa yang bisa aku lakukan? - Kanya Alfrida Baleryne - Aku tidak pergi dengan tanpa alasan, aku mencintaimu dan aku akan selalu untukmu, aku tidak pergi dengan sengaja dan membuat semua seakan telah berakhir. Tunggu aku, bertahanlah, aku kembali. - Zein Tristan Frederick -
Todos os Direitos Reservados
#752
pergi
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ex or New? [REVISI]
  • Kamu Milikku
  • Cerita Cinta Siblings Baldwin Dan Aubrey
  • DENTING  [Revisi]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Stay With Me
  • LDR

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo