Sebuah Batas Halusinasi

Sebuah Batas Halusinasi

  • WpView
    Membaca 1,069
  • WpVote
    Vote 249
  • WpPart
    Bab 42
WpMetadataReadLengkap Sab, Apr 10, 2021
Reboot Luka Terindah Jika di Luka Terindah kamu akan bertemu dengan dongeng tentang Dewa Matahari dan Dewi Cahaya, di cerita ini kamu hanya akan bertemu dengan kedua anak kecil yang sangat ingin pergi ke bulan dan membuat dunia mereka berdua di sana. Tentang Alfian yang masih berkutat dengan lukanya yang semakin parah, tentang Keisha yang semakin menjauh, dan tentang Bella yang masih setia mendambakan Alfian. Akan ada sebuah ending yang berbeda untuk mereka. "Nanti aku ajak kamu ke bulan." "Kapan?" "Nanti, saat aku udah jadi astronot." "Janji?" "Janji." Kelingking kecil mereka bertaut. "Kita tinggalin bumi dan buat dunia kita sendiri."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#6
keisha
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • TAKDIR
  • 5 Years Later
  • About Meet (COMPLETED)
  • When You Come
  • Langit untuk Asa
  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • Luka Terindah
  • Imperfection : Fight to be fine
  • BULAN [END]
  • GALANG [SELESAI]
TAKDIR

"Karna hanya waktu yang dapat menyembuhkanku," kata Killa berusaha tegar. "Bukan hanya waktu, tapi luka mu juga akan sembuh karna ku!" Obrolan kedua insan terpotong saat hujan membasahi pemakaman sore itu. Killa yang tadinya diam kembali tersenyum lalu meneteskan air matanya yang kini bersatu dengan derasnya air hujan. "Aku ga akan bisa bahagia karna kamu, ga akan bisa!" Killa menangis sejadi-jadinya, dan berlari meninggalkan pemakaman. √√√ Salam penulis cerita Grace Vidensia Ika Putri Duri, Riau.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan