LOVE(D)
  • WpView
    Reads 969
  • WpVote
    Votes 147
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 20, 2019
Kita adalah kepingan asa yang perlahan bungkam. Pada awalnya memadu cinta lalu berakhir dengan sandiwara. Kita ada. Namun hati kita sudah tak lagi merekat. Pernah mencinta, hingga pelan-pelan tersekat. Pernah dekat, namun sesaat. Dan aku mencintaimu sebagai manusia, aku mencintaimu dengan sederhana. Sesederhana kau meninggalkanku, misalnya. --kumpulan puisi perihal mencinta; dicinta.
All Rights Reserved
#53
dicintai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [1] Rasa dalam Asa | ✔
  • 1000 Syair Puisi Jalanan
  • Married With Ketua OSIS [COMPLETED]
  • Segala Tentangmu ❝
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • Pro
  • Numbness (selesai)
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • KUMPULAN PUISI

Highest rank #1 wattpadpoetry (14/04/2019) #1 pencintasastra (26/12/2019) #2 puisiindonesia (12/12/2024) #4 words (12/12/2024) #5 sastraindonesia (22/09/2025) #6 bijak (12/12/2024) #9 perih (08/04/2019) #15 poem (22/09/2025) #16 poetry (12/12/2024) #68 nonfiksi (22/09/2025) #81 sastra (22/09/2025) "Apa jadinya jika terlalu lama menyimpan rasa?" "Entahlah, kecewa mungkin." Aku mengangkat bahuku. "Lalu, bagaimana rasa itu bertahan?" Aku tersenyum, "kau akan menemukan jawabannya sendiri di sini, di kisah kita." *** Sekumpulan puisi tentang rasa yang berhegemoni dalam serat-serat mimpi, dalam kemustahilan; didedikasikan untuk: kamu, yang sudah terlalu jauh, yang bahkan lebih jauh dari sekadar asa. Seri Satu dari antologi puisi Rasa dalam Asa ©2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines