420 With You

420 With You

  • WpView
    LECTURES 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., janv. 27, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
420 Hari Bagiku ini waktu yang singkat Aku belum selesai belajar Tentang sebuah Harapan dan Perjuangan Aku menumbuhkan harapan setinggi-tingginya Mengubur segala keraguan, bangkit tanpa paksaan. Merangkak setengah mati, berjalan terseok-seok Hingga aku sampai dititik terendah dalam hidup ini. Aku belajar baik baik saja, disaat semua orang mencoba menghancurkanku, termasuk kamu. Aku belajar tetap tenang, disaat keadaan secara perlahan mencoba membunuhku. Aku berusaha bangkit, disaat acuan yang kujadikan sebagai pertahanan hidup memporak porandakan hidupku, seluruhnya. Tidak ada seorangpun Semuanya abu, bahkan bayanganku sendiri. Aku ingin marah, melampiaskan. Kenyataan membuatku semakin tersudut Jika aku benar benar pengecut. Hingga tiba, dimana aku lebih suka menyakiti diri sendiri. Bermain main dengan cutter, aku tenang. Segala keresahan kegundahan sirna dalam sekejap. Aku semakin asik dengan dunia baruku Semuanya terlihat asli, termasuk luka sendiri. Aku tidak perlu berpura-pura, tapi sayang. Sejak saat itu, aku berada si puncak kehancuran yang sesungguhnya. Aku bodoh, menyakiti diri sendiri demi sebuah penghianatan yang pernah aku dapatkan. Tidak, perjalannku tidak sampai disini. Aku masih bangkit, jiwaku belum sepenuhnya mati. Aku masih punya mimpi, aku berlari semampuku. Semuanya ku lakukan diluar batas kewajaran, karena aku sadar segala kesuksesan berawal dari penderitaan. 420 Hari Sangat berarti, antara hidup dan mati. Terimakasih aku masih bisa menjalani hidup seperti saat ini, Tuhan masih memberkahi manusia nista ini. Tidak menyesal sama sekali mengenalmu, karenamu aku tau segala penderitaan dalam hidup. Saat ini aku terus membenahi diri supaya 420 hari yang kulewati dengan penuh nista ini tidak sia sia dalam perjalananku nanti. Sekali lagi, Terimakasih 420 Hariku.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Rahasia Boboiboy Gempa
  • Nabila & Kelvin After Merried (END)
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Setulus Kasihmu (End)
  • DAMIAN
  • Self Injury's(complete)✔
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • Istri Sah Ikky [B×B]

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu