Seni Berharap

Seni Berharap

  • WpView
    LECTURAS 72
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ene 30, 2019
Cantik adalah sebuah anugerah bagi setiap perempuan. Dengan wajah cantik kamu bisa dengan mudah disukai oleh siapapun. Tak seperti diriku. Ada yang menyukaiku saja sudah untung. Aku tak memiliki wajah cantik nan rupawan seperti kalian. Sesuatu yang membuatku merasa tak diinginkan. Mengapa dengan mudahnya teman-temanku berganti-ganti pasangan seolah banyak yang menginginkan mereka. Sedangkan aku? Bisakah aku merasakannya sekali saja? Tak pantaskah untukku kisah cinta yang menyenangkan itu? Maukah kamu bertukar posisi denganku?
Todos los derechos reservados
#836
smk
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • IGNITES (END)
  • SIRNA
  • Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]
  • Sweet Combat
  • Jiwa yang Sepi
  • Because I'm Stupid (End)
  • JAM 3 SORE
  • Arsyilazka
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido