Story cover for Difficult Song by MoccaBubble
Difficult Song
  • WpView
    Reads 234
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 234
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jan 27, 2019
"What is this?" Sang gadis menghela napas, "Quickly play the song." "Huh?" Laki-laki itu memutar lagunya. 

Intro lagu mulai terdengar

Starting a bright day
With a blue jacket
Crossing the stretched road
Sun's say hello to you

Just look at him
And playing with waters
Then crying under the thunders
Waters falls down here

I just can't
And i'm alone here

Laki-laki itu menoleh cepat. Sang gadis yang ditatap hanya tersenyum. 

"That's..." ucapannya dipotong sang gadis. "I know."









"She's been looking for all this time."
All Rights Reserved
Sign up to add Difficult Song to your library and receive updates
or
#33audisi
Content Guidelines
You may also like
Rara [ Proses Penerbitan ] by renipepayosa
52 parts Complete
{Jangan lupa follow sebelum membaca} No. Plagiat!! "Meski perasaan itu penting mimpi adalah Hal utama yang lebih dahulu harus di kejar" Rara violenta Philotra gadis sederhana yang hidup bersama nenek dan kekek nya kerena, kedua keluarga nya mengalami keselamatan. Gadis sederhana yang mendapat biaya siswa di sekolah SMA Metodis sekolah yang semua murid nya anak konglomerat beranda. hingga suatu insiden kecil yang menyebabkan pertemuan antara Rara dan Raihan Caisar wiliam. cowok yang cuek yang perparas tampan dan pendiam, ia ketua exkul musik di sekolah Metodis itu sekaligus anak dari pemilik sekolah itu, ia juga ketua geng motor yang terkenal dengan raja jalanan dan berandalan. "Maaf kak Rara mau tanya" "tanya apa enggak usah izin kali, kalau mau ngomong! " "Kenapa kakak ketua exkul music, kakak kan enggak pernah ikut eskul nya" "Emang masalah buat lo! " "Iya, enggak sih kak" "iya karena kemarin pemilihan ketua eskul music Orang terganteng jadi, gw yang dipilih nasib orang ganteng" "kakak lucu deh" "kok gw yang lucu lo, tuh yang lucu gemes banget sih lo" •••• "Udaranya sejuk ya kak"ujar Rara melihat Pemandangan bukit. "Iya Ra, gw ajak lo ke sini gw mau ngomong Sesuatu sama lo! " "Gw tau kita baru kenal dan gw tau seiring berjalan waktu kita akan ketemu orang baru" "Matsut kakak apa sih? " Lo emang enggak peka ya Ra.. "Matsut gw, gw... gw.. gw.. sebenaraya suka Sama lo Rara Violenta Philotra" "Hahaha, sorry kak seperti kakak bilang tadi Kita masih baru kenal dan kita juga belum Mengenal sifat-sifat asli kita gimana dan Lagi pula perjalanan hidup kita masih Panjang yang harus kita hadapi, dan lagi Pula aku udah punya komitmen dalam hidup Aku sebelum aku sukses dan membangangkan Nenek dan Kakek" "Okey gw akan tunggu 6 tahun lagi" "Lah kakak serius mau tunggu 6 tahun lagi" "Hm" "Makasih kak" Penasaran kan kelanjutan kisah Rara dan Raihan apakah Rara goyang sama komitmen Nya atau sebaliknya??
Blonde & The Cold Heart [END] by ZyraJeon_
21 parts Complete
[Sudah Revisi] ___ Zaranne Hamilton tidak pernah menyangka bahwa kepulangannya ke Jakarta hanyalah sebuah transaksi bisnis yang rapi. Sebagai gadis berambut pirang yang terus-menerus di-bleaching demi mempertahankan jati dirinya, Zee menganggap kehidupan di Universitas St. Valerius hanyalah tantangan membosankan. Dengan sikap angkuh dan koper elektrik hijaunya, ia siap menaklukkan siapa saja, termasuk Junael Maxwell. Zee menganggap Juna hanyalah Robot Manja yang perlu ia beri sedikit pelajaran. Namun, Zee tidak sadar bahwa sejak kakinya menginjak Jakarta, ia sudah kehilangan kebebasannya. Ayahnya sendiri telah menyerahkan Zee sebagai jaminan atas kerugian data besar yang ia timbulkan kepada seseorang. Junael Maxwell mungkin tampak seperti satu-satunya orang yang bisa ia ajak bicara di tengah kekacauan itu, namun benarkah Juna membantunya karena cinta? Atau jangan-jangan Juna hanyalah bagian dari skenario besar untuk mengurung Zee dalam jaring yang lebih gelap? Di antara perdebatan sengit, bau kimia dari rambut pirangnya, dan perasaan yang perlahan mulai tumbuh, Zee harus menghadapi kenyataan pahit bahwa orang-orang yang ia percayai justru adalah mereka yang paling ingin menghancurkannya. Mampukah Zee menemukan tempat pulang yang nyata di tengah pengkhianatan yang tak termaafkan? --- ⚠️WARNING Don't copy my story, please! Nulis cerita itu pakai waktu, tenaga, dan otak. Kalau anda cuma bisa copy paste, itu bukan kreativitas, itu cuma malas yang dibungkus berani. Hargai karya orang. Jangan ambil yang bukan milikmu.
Bawa Aku Pulang (End) by Rizardila
9 parts Complete
By a True Story Tentang dua anak muda yang menghabiskan waktunya bersama di masa putih abu-abu. -- Ponselku bergetar. Layarnya menyala terang. Nama Widya muncul di sana. "Za. Belum tidur?" Tanyanya dalam pesan itu. Aku melirik jam yang terdapat di sudut kanan atas layar ponsel, mendapati kini sudah jam dua pagi. "Belum, kenapa, Wid?" Aku bertanya balik. "Temenin gue teleponan dong! Gue enggak bisa tidur, nih." Sebenarnya, walau berada di kamar, aku sedang sibuk bekerja dengan komputerku. Namun, sejak mengenalnya delapan tahun lalu, aku selalu saja tidak bisa menolak permintaannya. "Oke." Balasku singkat sebelum akhirnya ponselku berbunyi, ada telepon masuk darinya. "Masih kerja?" Terdengar suaranya di sebrang sana. "Udah selesai, kok." Aku terpaksa berbohong. Padahal, aku mengesampingkan pekerjaanku untuknya. "Kenapa? Kok susah tidur? Emangnya mikirin apaan?" "Enggak tau, nih. Akhir-akhir ini, rasanya susah banget tidur cepet." "Lu kebanyakan tidur siang kali? "Bisa jadi, sih. Soalnya gue tidur bangunnya agak siang. Hahaha. Omong-omong, gue ganggu, enggak?" "Ganggu? Enggak, kok." "Emang lu lagi di mana, Za?" Tanyanya. "Di kulkas." "Hahaha." Ia tertawa. Aku selalu suka mendengar tawanya. "Serius ih! Lu lagi di mana?" "Di rumah, Wid. Kenapa, sih?" "Gapapa, nanya aja." Balasnya. "Oh iya, selain kerja, lu sibuk apa lagi deh akhir-akhir ini, Za?" Tanyanya padaku. Entah apa jawabanku atas pertanyaan itu. Yang jelas, aku bicara dengannya cukup lama. Mulai dari membicarakan soal kesibukan selain pekerjaan, sampai akhirnya membicarakan masa-masa SMA, dulu. Iya, Widya adalah temanku saat masih SMA. Aku mengenalnya sejak delapan tahun lalu. Aku ingat bagaimana aku mulai mengenalnya waktu itu.
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
You may also like
Slide 1 of 10
You Are! cover
Rara [ Proses Penerbitan ] cover
Blonde & The Cold Heart [END] cover
You Are My Destiny cover
BAD BOY VS CEWEK TOMBOY cover
Sefrekuensi {ON GOING} cover
STORY' KITA DI BANGKU SMA cover
Bawa Aku Pulang (End) cover
BarraKilla cover
Veerlant (REVISI) cover

You Are!

10 parts Complete

"More than half of my days is empty. I'm confused and lost. My days been rainy. I was completely destroyed, before I met you. Now I'm okay, feel alright. Because you're within my reach.You wouldn't know this but, it's your existence. That keeps me breathing." . . . . . Start: 08/02/2018. End : 25/02/2018. Copyright © 2018 by ChRicci..