Jangan Lupa Bet nya Gaess!

Jangan Lupa Bet nya Gaess!

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 27, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah gaje antara beberapa mahluk hidup yang hikmat diselingi oleh tawa canda mereka. Kisah yang hampir seluruhnya menceritakan hidup mereka dalam kenyataan. Kisaah antar kelas-kelas yang saling hidup berdampingan disebuah SMA yang menambah kenyamanan mereka dalam masa putih abu-abu nya.
All Rights Reserved
#266
qoutes
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Ketika Nun Mati Bertemu Huruf 15
  • I'm Karalius
  • The Crazy Bestfriend (LENGKAP)
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • MENDADAK CUPID! [TAMAT]
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • Balada Mahasiswa: F R N D S (TAMAT)
  • CHAOS PREMIUM!
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines