Story cover for Theta by ainch16
Theta
  • WpView
    LECTURAS 137
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 137
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado ene 27, 2019
1 abad berlalu sejak kejadian mengerikan itu, menyisakan satu remaja dengan kemampuan pengendali theta diatas rata rata, marga yang terkutuk, dan terpisah dari keluarganya sendiri.

Kini ia diasuh oleh seorang kakek tua berhati mulia. Kakek tua itu berharap suatu saat ia dapat membersihkan nama marganya sendiri dan menemukan keluarganya yang hilang.

Kabarnya, ada sebuah tempat yang dapat menjelajahi ingatan dan waktu, namun apakah ia bisa menjangkaunya? Apakah ia dapat memecahkan kebenaran tentang bencana 1 abad lalu yang membawa nama marganya?

Ingatan, kebencian, dendam, keputusasaan, dan cinta berpadu tanpa mengubah karakter tokoh itu sendiri.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Theta a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#24elizabeth
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
the last of the twelve sisters de lily112403
5 partes Continúa
Sinopsis: Di sebuah Lembaga terpencil yang menyamar sebagai panti asuhan, Eugenia dan sebelas gadis yatim piatu lainnya hidup dalam neraka kekerasan dan pelecehan di bawah tangan para pengurus yang kejam. Setelah menyaksikan kematian tragis teman-teman mereka akibat hukuman brutal dan kelalaian, Eugenia dan Rebecca, seorang gadis yang lebih tua dengan jiwa kepemimpinan, merencanakan pelarian. Pada malam festival musik di kota terdekat, ketika keamanan Lembaga melonggar, dua belas gadis itu mencoba kabur melalui lubang yang mereka gali di bawah tembok. Namun, pelarian mereka segera diketahui, dan pengejaran sengit pun terjadi di pegunungan. Dalam upaya melarikan diri, kelompok mereka terpecah. Rebecca, dengan naluri melindungi Eugenia, mengorbankan dirinya dengan menjadi umpan agar Eugenia bisa lolos dari kejaran para penjaga. Eugenia berhasil melarikan diri, hidup dalam kesendirian dan dihantui oleh trauma serta rasa bersalah karena meninggalkan teman-temannya. Bertahun-tahun berlalu, Eugenia berusaha membangun kehidupan baru sebagai Elisa sambil menyimpan kenangan pahit tentang Lembaga dan pengorbanan Rebecca. Namun, ia selalu bertanya-tanya tentang nasib teman-temannya yang tertangkap kembali. Takdir membawanya pada penemuan mengerikan: teman-temannya, termasuk kemungkinan Rebecca, tidak selamat. Mereka ditangkap kembali oleh pihak fasilitas dan dijual ke berbagai tempat untuk dieksploitasi. Kebenaran yang menyakitkan ini membangkitkan amarah dan tekad dalam diri Eugenia.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Behind The Smile cover
Rahasia di Balik Tahta [On Going] cover
JEJAK CINTA DALAM SEJARAH cover
The Dark Side(END) cover
Auri, Cigarettes and Life cover
Who the Real Villain? [2] cover
the last of the twelve sisters cover
Keazen (a sly world) TERBIT!  cover
IF THE DEEP SEA FORGETS YOU cover
Dunia untuk Narell (On Going) cover

Behind The Smile

41 partes Continúa

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?